• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Respon Soal Stunting, AKPER YPPP – BKBN Sulbar Jalin Kerjasama

by
12.11.2021
in Berita

Polman.daulatrakyat.id- AKPER YPPP Wonomulyo, Polman gelar stadium generale dan kuliah umum,
dengan tema “Arah dan Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting di Sulawesi Barat” Jumat, 12 Nopember 2021.

Kuliah umum kali ini dibawakan langsung Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat Nuryamin. STP. MM

Peserta tak hanya diikuti mahasiswa AKPER YPPP Wonomulyo saja, tapi juga dikuti oleh siswa SMK YPPP jurusan keperawatan.

Nuryamin mengungkapkan, stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak baik pada pertumbuhan tubuh maupun otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Sehingga, anak lebih pendek atau perawakan pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.

Nuryamin mengatakan Sulbar menjadi provinsi ke 2 untuk masalah stunting di Indonesia dengan prestasi 45,98%. “Saat ini sekitar 8 juta anak Indonesia mengalami pertumbuhan tidak maksimal dengan perbandingan 1 dari 3 anak mengalami Stunting”, ujarnya.

Berbagai upaya, menurutnya telah dilakukan dalam menurunkan stunting. “Jadi strategi yang kita upayakan adalah terbentuknya pendamping keluarga. Yang stunting bakal didampingi kader dan PKK dan bidan desa,” kata Nuryamin.

Saat ini sudah ada 953 tim pendamping yang terbentuk. Ia pun menargetkan di 1 desa minimal ada 7 pendamping

Menurut Nuryamin di sulbar ada strategis tambahan dengan melibatkan teman-teman
Mahasiswa lewat program merdeka belajar dan KKN TEMATIK.

“Mahasiswa KKN dan magang mampu berinteraksi dan memberikan pemaham kepada ibu hamil dan pendamping melalui program kampus merdeka,” katanya.

Semantara itu, Direktur AKPER YPPP Wonomulyo Agusnia Hasan Sulur mengungkapkan bahwa kuliah umum ini sebagai bentuk implementasi kerja sama antara AKPER YPPP Wonomulyo dan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat.

Ia berharap Akper dan BKKBN Sulbar dapat bersinergi menekan angka Stunting di Sulawesi Barat.

“Kami siap bersinergi dengan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat untuk menangani persoalan Stunting di provinsi kita.” Kuliah umum ini murapakan langkah awal kerja sama AKPER YPPP Wonomulyo dan BKKBN Sulbar,” pungkas Agusnia.(lim/dr)

Previous Post

BRI Bagi-bagi Hadiah, 2 Nasabah Unit Kappuna Masamba Dapat Hadiah Utama Mobil

Next Post

Lengkapi Kebutuhan Kecantikan dan Kesehatan Dengan Diskon Hingga 50% di NIPAH

Next Post

Lengkapi Kebutuhan Kecantikan dan Kesehatan Dengan Diskon Hingga 50% di NIPAH

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In