• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Soal Jembatan Viral di Malela, Kadis PUPR : Jembatan itu Bukan Satu-satunya Akses Warga

by
13.09.2021
in Berita

Luwu daulatrakyat.id Setelah viral di media sosial, jembatan gantung di Desa Malela Kecamatan Suli, akhirnya ditutup sementara.

Penutupan ini dilakukan agar warga menggunakan jembatan lain yang kondisinya lebih baik dan jaraknya tidak terlalu jauh dari jembatan yang rusak tersebut.

Penutupan jembatan resmi dilakukan setelah Komandan Kodim (Dandim) 1403 Sawerigading, Letkol Inf Gunawan di dampingi Sekda Luwu, H Sulaiman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iksan Asaad melakukan kunjungan di lokasi jembatan, Senin (13/9).

Ditegaskan Gunawan, dengan melihat kondisi jembatan yang rusak, pihaknya berkesimpulan untuk sementara waktu menutup jembatan dan menyarankan warga menggunakan jembatan lain yang kondisinya lebih bagus. Apalagi jarak antara jembatan tidak terlalu jauh.

“Jadi kepada aparat desa saya minta jembatan ini ditutup sementara sambil kita menunggu tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Luwu. Kepada warga kami sarankan menggunakan akses jembatan lain. Jangan bahayakan diri dengan melintasi jembatan yang rusak itu. Jangan sampai ada korban. Apalagi jarak jembatan yang masih baik itu tidak terlalu jauh. Jadi kita tutup ya,” tegas Gunawan di depan Kepala Desa Malela, Muharram.

Terkait perbaikan jembatan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad mengatakan, pihaknya akan mengusahakan secepatnya perbaikan jembatan tersebut.

“Kami upayakan untuk perbaikan jembatan. Insya Allah nanti pada perubahan anggaran akan kami anggarkan di situ,” kata Iksan.

Ikhsan Asaad juga menegaskan, Pemda Luwu sama sekali tidak pernah membiarkan jembatan itu rusak sebagaimana berita yang banyak beredar yang sudah terkesan liar dan terlalu berlebihan.

“Kami tegaskan pemda tak pernah mengabaikan jembatan ini. Itu murni rusak karena banjir. Tolong ini diluruskan,” tegas Iksan.

Dijelaskan Iksan, jembatan gantung yang viral itu juga bukan satu-satunya akses yang bisa dilalui oleh masyarakat setempat.

“Bukan satu-satunya akses yang digunakan oleh masyarakat. Masih ada jembatan lain yang masih bagus untuk bisa digunakan yang jaraknya juga dekat,” jelas Iksan.

Dalam kunjungan ini selain dihadiri Dandim Gunawan, H Sulaiman, Iksan Asaad juga dihadiri Kepala Dinas Kominfo, Ahyar Amir, Camat Suli, Erham Lanco(*)

Previous Post

Seorang Ibu Lansia Ditemukan Warga Sudah Tak Bernyawa Dipinggiran Pengairan Desa Patoloan

Next Post

Komitmen Bukit Baruga, Serah Terima 178 Unit Rumah di Masa Pandemi

Next Post

Komitmen Bukit Baruga, Serah Terima 178 Unit Rumah di Masa Pandemi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In