• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Besarnya Animo Masyarakat Tanam Jahe, Dinas Pertanian Luwu Gelar Pelatihan

by
20.06.2021
in Berita

Luwu, daulatrakyat.id – Munculnya kasus penularan Covid-19 di Indonesia pada Maret 2020, membuat banyak orang mencari cara untuk menjaga kesehatan. Salah satunya dengan mulai mengonsumsi minuman kesehatan dari olahan rempah-rempah seperti jahe, kunyit dan temulawak agar tetap sehat.

Minuman tersebut diyakini sejumlah pihak ampuh untuk meningkatkan imunitas tubuh. Sampai akhirnya, jahe mulai menjadi primadona petani dan masyarakat untuk ditanam, apalagi cara menanam sangat mudah dan bisa memanfaatkan media tanam seadanya.

Melihat animo petani dan masyarakat ini, Dinas Pertanian Kabupaten Luwu kemudian melaksanakan pelatihan teknis tematik budidaya tanaman jahe merah bagi kelompok tani.

“Luas tanam sampai triwulan pertama tercatat telah mencapai 20,053 Ha sedangkan luas panen hingga triwulan pertama adalah 1,5 Ha. Untuk meningkatkan produksi serta kompetensi petani maka kami laksanakan pelatihan ini”, kata Kadis Pertanian Luwu, Albaruddin A Picunang.

Bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku Gowa dengan menghadirkan Risna Ardhayati selaku widyaswara, pelatihan dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Belopa Utara, 17-19 Juni 2021 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang merupakan petani jahe dari kecamatan Belopa dan Belopa Utara.

“Saat ini tanaman jahe masih dikonsumsi masyarakat lokal saja. kami sementara menyusun panduan pendataan potensi jahe dengan sistem by name by address”, jelas Albaruddin.

Saprani, salah seorang petani jahe yang ikut pelatihan mengungkapkan rasa terima kasihnya karena banyak mendapatkan masukan terutama teknik bercocok tanam yang baik serta informasi tentang kebijakan pemerintah daerah terkait pengembangan tanaman jahe.

Data dari BPP Belopa Utara, terdapat 15 Ha tanaman jahe warga yang tersebar di beberapa desa, yakni di desa Paconne, Pammanu, Lauwa, Seppong dan Sabe.

Previous Post

Antisipasi PPDB Membludak, Pemprov Sulsel Bangun Unit Baru, SMAN 24 Makassar, Lihat Kuotanya

Next Post

SMSI Temui MPR RI : Soal Penembakan Wartawan, Komnas HAM Perlu Bentuk Tim Pencari Fakta

Next Post

SMSI Temui MPR RI : Soal Penembakan Wartawan, Komnas HAM Perlu Bentuk Tim Pencari Fakta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In