• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Total 10 Warga Luwu Utara Terpapar Covid-19, Satgas Minta PPKM Mikro Diaktifkan

by
28.05.2021
in Berita

Luwu Utara, daulatrakyat. id — Dua warga Desa Mulyorejo Kecamatan Sukamaju Selatan (Sultan) terkonfirmasi positif COVID-19. Total sudah 10 kasus konfirmasi positif COVID-19 di Luwu Utara setelah kurang lebih sebulan nihil kasus baru.

Delapan kasus di Sabbang Selatan, dan dua kasus di Sultan. 10 orang positif ini, sembilan di antaranya isolasi mandiri, dan satu orang dirawat di Rumah Sakit Hikmah Sukamaju.

Adanya penambahan kasus positif COVID-19 menjadi alarm bagi masyarakat Luwu Utara untuk tetap waspada terhadap penularan yang lebih luas.

Jubir Satgas COVID-19 Luwu Utara, Komang Krisna, memberi peringatan bahwa kasus COVID-19 di Luwu Utara kini mulai meningkat lagi.

“Waspada! Potensi kenaikan kasus di akhir Mei,” kata Komang, Rabu (26/5/2021).

Kemudian peringatan yang sama kembali ia lontarkan sehari kemudian, menyusul adanya penambahan satu kasus baru lagi di Sultan.

“Peringatan! Kasus mulai meningkat,” ucap dia mengingatkan, setelah sebelumnya peringatan yang sama juga ia lontarkan saat kasus baru pertama kali muncul di Kecamatan Sabbang Selatan (Sabsel).

Rentetan peringatan kewaspadaan dari Satgas COVID-19 harusnya menjadi alarm bahwa kasus COVID-19 di Luwu Utara akan terus meningkat jika virus ini dianggap enteng dan protokol kesehatan diabaikan. Untuk itu, ia meminta seluruh Camat dan Kepala Desa serta Relawan COVID-19 yang dibentuk untuk mengaktifkan PPKM Mikro.

“Kecamatan Sukamaju Selatan mohon diaktifkan PPKM mikro, khsusnya di Desa Mulyorejo, sehingga dua kasus konfirmasi positif tersebut tidak kontak ke komunitas lain di Sukamaju Selatan,” harap Komang dengan penekanan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan ini menyebutkan, kasus COVID-19 yang ada saat ini tersebar di dua kecamatan (Sabsel dan Sultan), dua desa (Tete Uri dan Mulyorejo) serta dua dusun/RT.

Akibat mulai meningkatnya kasus COVID-19, fokus pelaksanaan vaksinasi COVID-19 kini mulai terbelah.

“Perhatian kita mulai terbelah untuk penanganan COVID-19 dan kegiatan vaksinasi COVID-19, karena kasus sudah mulai naik lagi,” terangnya.

Untuk itu, dia berharap PPKM mikro di dua kecamatan tersebut tetap bekerja keras agar kasus yang ada tidak menular ke kelompok masyarakat lainnya.

“PPKM mikro harus diaktifkan. Jangan biarkan kasus menular ke kelompok masyarakat lainnya,” tandasnya. (lh/jal)

Previous Post

Ini Kata Kapolres Luwu Saat Hadiri Pelatihan Dasar CPNS Angkatan X

Next Post

PLN Dorong UMKM Produktif di Masa Pandemi Covid-19

Next Post

PLN Dorong UMKM Produktif di Masa Pandemi Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In