• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Berbagai Upaya Dilakukan Pemerintah Dalam Menangani Pasca Banjir Bandang Terjang Kota Masamba

by
22.05.2021
in Berita

Luwu Utara, daulatrakyat. id — Kurang lebih 10 bulan pascabencana banjir bandang yang menerjang kota Masamba dan sebagian wilayah lainnya di Luwu Utara pada 13 Juli 2020 lalu, berbagai upaya penanganan pascabencana terus dilakukan pemerintah, baik kabupaten, provinsi maupun pusat.

Selain pembangunan tanggul permanen di tiga sungai besar, pembangunan kanal dan drainase permanen kota Masamba, serta penimbunan badan jalan untuk mencegah terjadinya genangan air saat hujan deras, maka hal lain yang tak kalah pentingnya adalah pemenuhan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana yang kehilangan tempat tinggal.

Meski tidak sedikit fasilitas umum dan aset pemerintah rusak akibat banjir bandang, tapi pemerintah tetap memprioritaskan ketersediaan huntap bagi korban bencana, sebelum membenahi fasilitas yang lain.

Tahun lalu, 50 unit huntap bantuan Pemprov Sulsel selesai dibangun, dan beberapa bantuan huntap lainnya dari beberapa yayasan. Nah, tahun ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan akan membangun 897 unit huntap yang pembangunannya diharapkan selesai akhir tahun. Kepastian ini didapat usai Bupati Luwu Utara menerima kunjungan perwakilan dari BNPB, Jumat (21/5/2021) kemarin.

Mengetahui adanya kepastian pembangunan 897 unit huntap, maka Bupati Indah Putri Indriani mulai fokus membenahi aset pemerintah yang lain, termasuk Rumah Jabatan Bupati yang juga rusak parah akibat diterjang banjir bandang.

“Karena hunian tetap untuk masyarakat yang kehilangan tempat tinggal sudah bisa kita pastikan ada, makanya kita mulai fokus pembenahan aset kita yang rusak, termasuk rumah jabatan Bupati,” kata Bupati Indah Putri Indriani saat meninjau Rujab yang sudah ia tempati lima tahun terakhir itu.

Rujab yang sudah ditempati enam Bupati, baik Bupati definitif (3) maupun Penjabat Bupati (3), adalah sebuah bangunan cagar budaya yang selama ini belum mendapat sentuhan renovasi, sehingga pembenahan rujab Bupati menjadi fokus pemerintah daerah ke depan.

“Sebelumnya kan kita fokus bagaimana masyarakat yang menjadi korban bencana itu ditangani dengan baik. Di mana yang kehilangan tempat tinggal dipastikan mendapat huntap. Alhamdulillah, kita dapat bantuan 897 huntap dari BNPB, dan kita harap tahun ini selesai dibangun,” tandasnya. (lh/jal)

Previous Post

Peringati HKG Ke 49, TP PKK Kabupaten Luwu Gelar Sosialisasi Parenting

Next Post

Jelang Pilkades Serentak, Bhabinkamtibmas Polsek Tanasitolo Lakukan Patroli

Next Post

Jelang Pilkades Serentak, Bhabinkamtibmas Polsek Tanasitolo Lakukan Patroli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In