• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Sabtu, Oktober 31, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Sabtu, Oktober 31, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Gunakan Listrik PLN, Petani Soppeng Mampu Tingkatkan Produktivitas dan Efisienkan Biaya

by
20.03.2021
in BUMN, Ekobis

SOPPENG.DAULATRAKYAT.ID.Melalui program Electrifying Agriculture, PLN terus melayani kebutuhan listrik bagi para petani, salah satunya di Desa Panincong, Kelurahan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Dengan menggunakan listrik, petani memperoleh manfaat dari segi operasional, efisiensi, dan produktifitas.

Syamril salah seorang petani di tempat tersebut mengaku dengan hadirnya listrik di sawahnya dapat menghemat biaya operasional. Sebelumnya, untuk mengoperasikan pompa air untuk mengairi sawahnya, ia membutuhkan rata-rata 3 (tiga) kilo gram (kg) tabung gas dengan biaya sebesar Rp58 ribu per hari.

Menurutnya, apabila menggunakan listrik mereka hanya membutuhkan Rp30 ribu untuk membeli token listrik dan menyalakan pompa airnya dalam satu hari penuh.

“Penghematan yang saya dapat adalah Rp 28.000,- setiap harinya, artinya estimasi dalam satu tahun saya bisa menghemat sampai Rp10.220.000,-,” tutur Syamril.

“Selain itu penggunaan listrik juga praktis dan andal. Saya tidak perlu jauh-jauh ke sawah pada malam hari untuk mengecek tabung gas apakah habis atau tidak karena dengan adanya listrik pompa dapat menyala terus menerus,” ungkapnya.

General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid menyebutkan bahwa PLN sangat mendukung program Electrifying Agriculture.

“Dengan program ini tentu akan mempermudah petani dalam penghematan dan produksi,” ujarnya

Dijelaskan petani dapat menghemat biaya operasional hingga 50% dengan adanya listrik, selain itu pasokan listrik yang terus menerus juga akan meningkatkan produksi gabah para petani.

Untuk melayani 13 petani dengan total daya 41.200 Volt Ampere (VA) di Desa Panincong, PLN membangun jaringan listrik sepanjang dua kilometer sirkuit (kms) Jaringan Tegangan Rendah (JTR) dan pemancang ada 20 tiang.

Dengan adanya program Electrifying Agriculture, PLN berharap dapat menggenjot produktifitas pertanian karena dengan hadirnya listrik biaya operasional petani bisa menjadi lebih murah.

Views: 151
Previous Post

Tumbuh Positif Januari Hingga Februari,Ini Kinerja Kalla Group

Next Post

Kepala UPT. Korwil Rongkong Bersama Kepala UPT. SDN se-Kecamatan Rongkong Gelar Pertemuan Rutin

Next Post

Kepala UPT. Korwil Rongkong Bersama Kepala UPT. SDN se-Kecamatan Rongkong Gelar Pertemuan Rutin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In