• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Menristek, Wagub dan Kadisdik Sulsel Pemateri Webinar Nasional STIE Makassar Maju

by
19.12.2020
in Berita

Makassar-daulatrakyat.id-Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Dr Muhammad Jufri, MSi, MPsi, Psikolog menjadi pembicara dalam Webinar Nasional yang diselenggarakan STIE Makassar Maju dengan tema ‘Peran Dunia Pendidikan Dalam Menciptakan Pengusaha Muda Indonesia di Era New Normal’, di Ruang e-Panrita Disdik Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan Km 10 Tamalanrea Makassar, Sabtu (19/12),
Webinar nasional refleksi akhir tahun yang digelar STIE Makassar Maju ini juga menghadirkan Menristek/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Prof Bambang Brodjonegoro, Ph.D sebagai Keynote Speech, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, ST sebagai welcome speech.
Sementara pemateri lainnya, yaitu Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani Maming, Ketua ISMI MUDA, Rizki Adam, Anggota DPR RI Komisi VII, Dr Andi Yuliani Paris, MSc, dan Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Prof Dr Jasruddin, MSi.
Prof Jufri membawakan materi dengan tema, ‘Dari SMK Lahir Para Enterpreneur Muda’. Dari SMK, kata Prof Jufri, lahir entrepreneur muda yang merupakan impian kaum millennial yang memiliki kompetensi dan daya saing yang dapat mewujudkan sebuah bisnis yang produktif sebagai pembangkit ekonomi Negara.
Kenapa lulusan SMK diarahkan menjadi entrepreneur? Karena menurut Prof Jufri, adanya peluang untuk mencapai keuntungan, memiliki peluang untuk menjadi lebih baik dari sekarang, lulusan SMK bisa menjadi pemimpin dan menciptakan lapangan kerja.
Hebatnya siswa SMK karena bisa bekerja, melanjutkan kuliah dan berwirausaha, selain itu kata Prof Jufri, siswa SMK diajarkan mata pelajaran kewirausahaan, orientasinya kognitif (pengetahuan bisnis), afektif (etika bisnis) dan psikomotorik (keterampilan berbisnis).
Karena itu, kata mantan Dekan Fakultas Psikologi UNM ini, sebagai sekolah pencetak Entrepreneur Muda, siswa SMK diajarkan hardskill dan soft skill.
Soft skill diantaranya, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, manajemen manusia, berkoordinasi dengan orang lain, kecerdasan emosional, penilaian dan pembangilan keputusan, berorientasi service, negosiasi dan fleksibilitas kognitif.
Sementara hard skill, kata Prof Jufri, adalah kemampuan teknis yang dilatih di sekolah sebagai modal dalam bekerja di dunia usaha, dunia industri.
“Hard skill dan soft skill menjadi kunci sukses dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0,” tegas Prof Jufri. (humas disdik sulsel/muasri/lina/dr)

Previous Post

Gojek Luncurkan GoBiz PLUS

Next Post

Pimpin Apel Gelar Pasukan, Bupati Luwu Minta ASN Jangan Keluar Daerah

Next Post

Pimpin Apel Gelar Pasukan, Bupati Luwu Minta ASN Jangan Keluar Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In