• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Pembangunan Pabrik Beras Moderen di Luwu Utara Akan Dibangun

by
08.12.2020
in Berita

Luwu Utara, daulatrakyat. id — Pembangunan Modern Rice Milling Plant (MRMP) atau pabrik beras moderen di Desa Cendana Putih I, Kecamatan Mappideceng saat ini sudah dalam tahap lelang. Proyek dengan pau Rp80 miliar itu bakal dibangun awal 2021 mendatang.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani melakukan penandatanganan MOU dengan Pimpinan Wilayah Sulselbar Perum Bulog, dalm MOU itu pemda Lutra meyerahkan sebidang tanah hibah kepada Perum Bulog, dengan luar 42.480 meter persegi yang terletak di Desa Cendana Putih I, Kecamatan Mappedeceng Luwu Utara.

Tanah itu nantinya akan dibangun Modern Rice Milling Plant (MRMP) atau pabrik beras moderen, yang saat ini prosesnya sudah dalam tahap lelang, dan pembangunan visiknya dimulai pada awal 2021 mendatang.

“Sudah dalam tahap lelang, pagunya itu Rp.80 miliar, yang sumbernya dari dari dana Penyertaan Modal Negara (PMN),” kata Pimpinan Wilayah Sulselbar Perum Bulog, Eko Pranoto, usai menandatangani MOU bersama Bupati Luwu Utara, di kantor Bupati Lutra, Senin (07/12) kemarin

Dia menambahkan, pembangunan fisik MRMP tersebut dimulai pada awal tahun 2021, dengan masa pembangunan selama delapan bulan. Modern rice milling plant memiliki kapasitas satu juta ton gabah kering panen (GKP) per tahun.

Pengembangan infratruktur pascapanen ini dapat menurunkan susut pascapanen, meningkatkan kuantitas serapan gabah, dan meningkatkan kualitas hasil panen gabah.

“Pabrik moderen ini bisa memproduksi beras enam ton perjam, dan bisa memenuhi kebutuhan beras di wilayah timur Indonesia. Tantu dengan kehadiran MRMP ini yang paling diuntungkan adalan petani, karena nilai tukar petani juga pasti akan naik dari angka sebelumnya,” ungkap Eko Pranoto.

Sementra itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menyampaikan jika pembangunan pabrik beras moderan itu telah alamat direncanakan, hanya saja sempat terkendala pengadaan lahan dan proses administrasi lainya.

” Alhamdulillah semua kita bisa selesaikan, dan kita juga sudah menandatangani MOU bersama Bulog. Saya berharap tidak ada kendala dalam setiap proses pembangunanya, agar masyarakat petani kita bisa segera menikmati itu,” kata Indah.

Indah juga menegaskan, dengan adanya MRMP itu tidak akan mematikan pabrik penggilingan padi kecil yang ada di Luwu Utara, sebab nantinya mereka juga akan menjadi mitra Perum Bulog.

” Jadi jangan khawatir, sebelum dibangun semua itu sudah kita pikirkan. Tidak akan ada yang dirugikan termasuk penggilingan kecil, karena semua akan dirangkul menjadi mitra,” tegas bupati perempuan pertama di Sulsel itu.(*)

Previous Post

Rapat Bersama BKD-BKN, Disdik Sulsel Siap Terapkan Kenaikan Pangkat Otomatis Guru

Next Post

Prof Jufri Serahkan 5 SK Plt Kepala Sekolah SMA-SMK

Next Post

Prof Jufri Serahkan 5 SK Plt Kepala Sekolah SMA-SMK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In