• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Kadisdik Sulsel Studi Wawasan tentang BLUD di SMKN 6 Yogyakarta

by
28.10.2020
in Berita

Yogyakarta-daulatrakyat.id-Menjajaki pengembangan SMK Vokasi sebagai bagian dari program perioritas Gubernur Sulawesi Selatan, yaitu memperkuat pendidikan vokasional di Sulawesi Selatan, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan yang dipimpin Prof Dr Muhammad Jufri, MSi, MPsi, Psikolog melakukan kunjungan kerja ke SMKN 6 Yogyakarta sebagai sekolah yang telah mengimplementasikan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Selasa (27/10).
Sekolah yang berada di Jl Kenari No. 4 Semaki, Kec. Umbulharjo Yogyakarta ini dengan visi ‘Menjadi SMK penghasil tamatan yang beriman, bertaqwa, berbasis budaya, berwawasan lingkungan, dan unggul di ASEAN’ menjadi sasaran kunjungan kerja Kadisdik Sulsel bersama rombongan selama di Yogyakarta.


Dalam kata pengantarnya, Kadisdik Sulsel Prof Jufri memaparkan revitalisasi yang dilakukan di Sulawesi Selatan serta bagaimana memotivasi sekolah untuk melakukan program one school one innovation, one school one product.
Program pengembangan selanjutnya, kata Prof Jufri adalah mendorong SMK di Sulsel menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga salah satu alasan melakukan studi ke SMKN 6 Yogyakarta. SMK tersebut salah satu diantara tiga SMK di Yogyakarta yang telah mengimplemntasikan BLUD di DI Yogyakarta.
Menurut Prof Jufri, kreatifitas, kemandirian dan profesionalisme akan terbangun oleh semua warga sekolah bila mengimplementasikan BLUD, sehingga pencapaian program vokasi sebagai program nasional, serta alumni SMK betul-betul SIAP pakai, bukan hanya sebagai jargon tetapi sebuah kenyataan.

SMKN 6 Yogyakarta, dalam mengembangkan BLUD menargetkan pendapatan sekitar Rp 600 juta selama masa pandemi Covid 19 ini, juga mengelola dana DAK, dana kemitraan serta tetap mendapatkan dana BOS. (humas disdik sulsel/muasri/lina/dr)

Previous Post

Disdik Sulsel dan BPMRP Yogyakarta Sepakat Kerjasama Ciptakan Media Belajar Auditif

Next Post

Sebanyak 121 Guru SD di Lutra Ikut ToT Daring

Next Post

Sebanyak 121 Guru SD di Lutra Ikut ToT Daring

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In