• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Panen Penangkaran Benih Padi di Desa Kalotok Capai 8,4 Ton

by
20.10.2020
in Berita

Luwu Utara, daulatrakyat. id — Meski di tengah situasi pandemi Covid-19, para petani padi di Kabupaten Luwu Utara tetap bergairah melakukan penanaman. Hasilnya luar biasa.

Para petani tetap bisa tersenyum dengan hasil panen yang lumayan banyak, seperti hasil panen pada kegiatan Penangkaran Benih Program READSI Provinsi Sulsel di Kelompok Tani (Poktan) Mekar Desa Kalotok Kecamatan Sabbang Selatan. Di mana hasil ubinannya mencapai 8,4 ton.

Hasil ini tergolong luar biasa mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19. Pjs Bupati Luwu Utara, Muhammad Iqbal Suhaeb, memimpin langsung panen perdana di lokasi tersebut, bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Alauddin Sukri, Perwakilan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Ihwan Syamsuddin, Camat Sabbang Selatan Fatmawati Beddu, Koordinator BPP Sabbang Selatan Muliadi Nonci dan para PPL.

Iqbal dalam sambutannya mengaku bangga dengan apa yang telah dihasilkan dalam kegiatan Penangkaran Benih Poktan Mekar Desa Kalotok Kecamatan Sabbang Selatan. Di mana hasil panen ubinan 8,4 ton di lahan seluas 5 hektar ini adalah anugerah yang patut disyukuri petani, khususnya di Sabbang Selatan.

“Kita tentu berbangga bisa panen 8,4 ton, karena di Luwu Utara ini tidak ada kemarau panjang seperti wilayah lain di Sulsel,” kata Iqbal.

Iqbal mengatakan, benih padi hasil penangkaran di Poktan Mekar Desa Kalotok, Sabbang Selatan, akan menjadi benih Provinsi Sulawesi Selatan yang selanjutnya akan diperbanyak guna menyuplai para petani di wilayah Sulawesi Selatan.

“Kita berharap benih yang ada di sini bisa menjadi percontohan nasional. Itu jika benihnya berkualitas, dan tadi saya lihat memang berkualitas benih hasil penangkaran oleh Poktan di sini,” terangnya.

Yang menarik, mantan Penjabat Wali Kota Makassar ini juga menekankan kepada seluruh petani di Luwu Utara agar tidak melakukan alih fungsi lahan, dari lahan padi menjadi lahan komoditi lain.

“Jangan ada alih fungsi lahan, ini harus kita pertahankan ya, karena biar bagaimana pun juga, padi ini adalah makanan pokok kita. Malah seharusnya kita terus berinovasi agar lahan kita bisa lebih produktif lagi,” tandas dia. (lh/jal)

Previous Post

Oktober Bugis Waterpark Bertabur Event dan Promo Menarik

Next Post

Terungkap Pembunuh Maria Kawa di Bajo, tak Disangka, ini Pelakunya

Next Post

Terungkap Pembunuh Maria Kawa di Bajo, tak Disangka, ini Pelakunya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In