• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Kamis, November 5, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Pandemi Covid19 Sebab Turunnya Optimisme Warga Makassar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Agustus 2020

by
16.09.2020
in Finance

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan pada Agustus 2020, optimisme masyarakat terhadap kondisi perekonomian daerah di tengah situasi pandemi COVID-19 kembali tertahan.

Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang sebesar 62,8 persen atau lebih rendah dibandingkan IKK Juli 2020 sebesar 73,4.

Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan Bambang Kusmiarso mengatakan Indeks tersebut masih di bawah batas indeks optimis (100).

Namun lanjut dikatakan Bambang secara lebih detail, dapat diketahui bahwa komponen IKK yang mengalami penurunan adalah indeks ketersediaan lapangan kerja dengan angka indeks sebesar 14,0 persen pada Agustus 2020, lebih rendah dari bulan Juli 2020 yang sebesar 29,5 persen.

“Saya kira kondisi penghasilan masyarakat saat ini dibandingkan 6 (enam) bulan lalu turut mengalami penurunan yang ditunjukkan oleh indeks penghasilan sebesar 37,0 persen pada Agustus 2020, lebih rendah dibandingkan 51,0 persen pada Juli 2020,”sebut Bambang.

Adapun indeks konsumsi barang-barang kebutuhan tahan lama masyarakat terjadi penurunan sebesar 65,0 persen pada Juli 2020 menjadi 57,0 persen pada Agustus 2020.

Begitu juga ekspektasi masyarakat terhadap prospek ekonomi 6 (enam) bulan ke depan juga belum menunjukkan optimisme.

Hal ini tercermin dari indeks ekspektasi kegiatan usaha yang menurun ke level 96,5 pada Agustus 2020, dari 103,0 pada Juli 2020. Pelemahan konsumsi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 turut berdampak pada penurunan kegiatan usaha.

“Indeks ekspektasi penghasilan masyarakat 6 (enam) bulan ke depan juga mengalami penurunan, dari 102,5 pada Juli 2020 menjadi 100,5 pada Agustus 2020,”tambahnya.

Selain itu, masyarakat masih belum terlalu optimis terhadap perbaikan ketersediaan lapangan kerja dalam 6 (enam) bulan ke depan hasilnya Indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja sebesar hanya sebesar 71,5 persen atau lebih rendah dibandingkan indeks pada Juli 2020 sebesar 89,5 dan masih di bawah batas indeks optimis (100).

“Nach untuk meningkatkan optimisme masyarakat terhadap pemulihan perekonomian, diperlukan dukungan dari semua pihak dalam penanganan COVID-19 dan peningkatan pemahaman serta kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam kegiatan keseharian,”pungkasnya.(*/ninaannisa)

Previous Post

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Huntap Dipercepat

Next Post

Rektor IAIN Bone Menyerahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Next Post

Rektor IAIN Bone Menyerahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In