• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Kerap Terjadi Banjir, Kades Ardaus; Penebangan Kayu dan Buka Lahan di Area Pegunungan Dihentikan

by
20.07.2020
in Berita
jalan di Desa Rampoang tergenang air

Luwu Utara, Daulatrakyat.id — Tingginya curah selama ini membuat beberapa wilayah Kabupaten Luwu Utara terkena banjir. Seperti yang terjadi pada Senin (20/07) malam beberapa desa di kecamatan Bone-bone dan kecamatan Tana Lili terkena banjir

Salah satunya desa Rampoang, kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara. Air setinggi satu meter lebih dan memasuki sebagian rumah warga dibagian sebelah Utara desa Rampoang

Selain memasuki rumah warga air tersebut tergenang di sebagian jalan poros, dan tempat pemakaman umum (TPU) desa Rampoang

“Kami sempat mengungsi tadik malam waktu ada air,” kata salah seorang warga Senin (20/07)

Sementara itu Kepala Desa Rampoang Ardaus meminta kepada pihak yang berwenang agar penebangan kayu dan pembuka lahan di area pengunungan dihentikan.

” Ini salah satu pemicu terjadinya banjir diwilayah kami, karena saya lihat makin hari makin naik lahan diatas gunung dibuka, dan hentikan orang-orang dari luar selalu datang membuka lahan diatas gunung,” kata Ardaus

Menurutnya, air yang tergenang di wilayah desa Rampoang yakni air pembuangan dari desa Patila, desa Bunga Pati dan desa Bunga Didi.

“Sebelah Utara desa Rampoang itu selalu banjir, karena pasir di sungai sudah mendangkal, ketika kita lakukan pengerukan itu mengancam pemukiman warga,” ujarnya

Ardaus juga kepada Pemda kab. Lutra meminta pembuatan buronjong sepanjang 600 meter, di bentaran sungai Rampoang agar di realisasikan

” Salah satu solusi untuk menghindari banjir diwilayah kami yaitu bentaran sungai dilakukan dinormalisasi, dilebarkan kemudian diburonjong, kalau dilakukan seperti itu air sudah lancar mengalir rumah warga juga aman,”tutupnya. (jal)

Previous Post

Camat Dua Boccoe: Butuh Perhatian Khusus Akibat Banjir

Next Post

Akibat Banjir, Dokumen dan Berkas Lainnya PKBM Tegar Jaya Tak Dapat Diselamatkan

Next Post

Akibat Banjir, Dokumen dan Berkas Lainnya PKBM Tegar Jaya Tak Dapat Diselamatkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In