• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Terbaik 100 Besar SINTA Kemenristek Dikti, UMI peringkat 77

by
14.06.2020
in Pendidikan

MAKASSAR.DR.Universitas Muslim Indonesia Indonesia (UMI) kembali menunjukan kwalitas sebagai kampus ternama dan terkemuka di Indonesia. Komitmen kemajuan akademis terus ditunjukan oleh kampus ternama swasta pertama berakreditasi institusi ‘A’ di luar pulau Jawa.

Terbaru adalah raihan UMI dalam pemeringkatan SINTA Kemeristekdikti Science and Technology Index (SINTA) di website dan aplikasi resminya, per-Kamis (28/5/2020). Terpantau, UMI berhasil masuk 100 besar atau tepatnya berada di posisi 77 dari seluruh perguruan tinggi se-Indonesia.

Kepala LP2S UMI Prof Dr H Syahnur Said MS menyebutkan, capaian yang diraih saat ini, tidak lain merupakan hasil dan buah dari kerja akademik seluruh seluruh civitas akademika UMI.

“Ini satu kesyukuran bagi kita civitas akademika apalagi masih dalam suasana lebaran. Dari rangking 77 tersebut, ini sebuah prestasi karena sebelumnya kita berada dirangking 100 lebih dan alhamdulillah tahun ini kita masuk rangking 100,” ungkap Prof Syahnur, di ruang kerjanya, Selasa (2/6/2020).

“Ini tidak lepas dari seluruh unsur yang ada, dari pimpinan, dosen, untuk senantiasa melakukan, melaporkan segala karya-karya ilmiah baik itu dalam bentuk artikel, baik itu dalam bentuk karya-karya ilmiah yang lain melaporkan ke Aplikasi SINTA, sehingga ini yang membuat rangking UMI bisa baik,” sambung Prof Syahnur.

Dari data yang ada, kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini jumlah data yang terferivikasi di pangkalan Dikti itu sebanyak 581 orang dari 738. Ia mengatakan, pihaknya akan mendorong agar jumlah dosen terferivikasi di UMI makin bertambah.

“jumlah dosen 738, yang terlapor dalam pangkalan data DIKTI itu baru 581 dosen yang telah diverifikasi. Artinya masih ada kurang lebih 150an dosen yang belum terverifikasi. Oleh karena itu ke depan dosen-dosen yang belum terverifikasi ini perlu didorong untuk bisa juga terlapor pada SINTA, itu yang pertama,” paparnya.

“Yang kedua, karya-karya dosen baik itu dalam bentuk artikel atau dalam bentuk karya-karya ilmiah yang lain itu harus selalu dilakukan update data di SINTA karena ini yang akan mempengaruhi peringkat kita. Yang ketiga adalah dokumen yang sudah ada, artikel, jurnal, karya ilmiah yang sudah terlapor di SINTA,” tutup Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini.

Previous Post

Komunitas Pelita Peduli Menyerahkan Bantuan Logistik Korban Bencana Alam di Kab Bantaeng

Next Post

Milad ke 28, FK UMI Adakan Webinar Lintas Negara dan Bahas Perkembangan Covid-19

Next Post

Milad ke 28, FK UMI Adakan Webinar Lintas Negara dan Bahas Perkembangan Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In