• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Sabtu, Oktober 31, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Sabtu, Oktober 31, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Kerjasama Media Massa Tak Boleh Menggunakan Managemen Rasa

by
21.04.2020
in Opini

Catatan Redaksi

Oleh : Mursalim Majid ( wartawan/ Sekertaris SMSI Sulbar)

Menarik atau membatalkan kerjasama media di lingkup DPRD Sulbar adalah hak media itu sendiri.

Paling tidak membatalkan kerjasama pada satu institusi adalah hal yang biasa dan lasim terjadi dimana saja.

Ada beberapa point yang ingin saya garis bawahi dan sekaligus sumbang saran pemikiran.

Pertama, membatalkan kerjasama media di DPRD hanya didasari managamen yang masih amburadul dan perlu segera dibenahi.

Kedua, segera membuat kajian yang komprehensif dalam ruang lingkup pengelolaan anggaran media.

Ketiga, membuat barometer kinerja media dalam aspek output dan outcomenya. Sehingga penggunaan anggaran tidak terkesan mubassir

Keempat, meniadakan intervensi anggota dewan dalam managemen pengelolaan anggaran media

Kelima, membuat format yang jelas, terarah dan terukur dalam aspek penyebaran informasi.

Jika managemen pengelolaan masih model seperti itu. Sebaiknya anggarannya di relokasi saja dalam penanganan wabah virus corona.

Subtansinya adalah bukan soal senang dan tidak senang. Tapi lebih pada aspek managemen yang harus dibenahi. Bukankah managemen yang baik pasti melahirkan pemerintahan yang baik pula.

Ruang penyimpangan biasanya bersumber dari managemen dan pengelolaan administasi di satu institusi atau lembaga.

Karena itu, dibutuhkan satu ruang kesadaran akan pentingnya managemen pengelolaan anggaran khususnya media massa.

Ruang – ruang inilah sejatinya harus dipahami para pengambil kebijakan khusus dilingkup sekretariat Dewan.

Sebab kerjasama media massa tak semuda membalikkan telapak tangan. Jika menggunakan managemen rasa, sama halnya membuang – buang garam dilaut.

Sebab regulasi itu hitam – putih, ada kepatuhan yang mengikat disana. Ada norma, etika dan kewajaran logis.

Dengan demikian jika ingin melahirkan informasi yang sehat maka harus dimulai dari industri informasi yang sehat pula.

Dimulai dari perusahaan sehat dan SDM wartawan itu sendiri. Sebagai mana fungsi pers sebagai medium, pendidikan, ilmu pengetahuan, hiburan, kontrol sosial, serta ekonomi.

Selebihnya kerjasama media massa, itu adalah hak pemerintah atau lembaga. Kepada siapa mereka akan kerjasama.(*)

Views: 155
Previous Post

Bersama Hadapi Covid-19, Polres Luwu Bagi-bagi Sembako

Next Post

Walikota dan Kapolres Palopo Hadiri Gelar Baksos Polri Peduli Covid-19

Next Post

Walikota dan Kapolres Palopo Hadiri Gelar Baksos Polri Peduli Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In