• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
Daulat Rakyat
Web Official Daulat Rakyat
  • Home
  • Redaksi
    • Pengunjung
  • Catatan Redaksi
No Result
View All Result
Daulat Rakyat
  • Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Main Navigation
Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Daulat Rakyat

Makassar Zona Merah, Disdik Sulsel Minta Deteksi Siswa

by
09.04.2020
in Berita

Makassar-daulatrakyat.id-Penyebaran virus covid-19 semakin memprihatinkan. Makassar dinyatakan zona merah pandemi virus corona. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Dr. H. Basri, SPd.MPd menyerukan kepada para guru dan pelajar untuk ektra hati-hati dan waspada terhadap covid-19.
Basri yang masuk struktur kepengurusan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel ini meninstruksikan kepada para Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan para Kepala SMA/SMK/SLB se Sulsel untuk tanggap melihat perkembangan Covid-19 di daerah masing-masing.
Bahkan untuk Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I yang meliputi Makassar-Maros dan Kacabdis Wilayah II (Makassar-Gowa) untuk menginstruksikan kepada para kepala sekolah melarang siswanya berkeliaran, terutama di zona merah Makassar.
“Tolong kepada Kacabdis Wilayah I dan II untuk melarang siswa keluar rumah dan mantapkan pembelajaran di rumah, terutama di daerah zona merah,” tegas Basri.
Basri minta jajaran Cabdis I dan II beserta Kepsek di wilayah tersebut untuk mendeteksi warganya yang berada di zona merah, seperti siswa yang berdomisili Minasaupa, Mallengkeri, sekitar Rumah Sakit Haji, sekitar Rumah Sakit Labuang Baji.
Demikian pun siswa SMAN 21, SMAN 6 dan SMAN 15 minta dimonitor dan dideteksi, terutama yang tinggal di sekitar Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Rumah Sakit Sayang Rakyat, Rumah Sakit Tadjuddin.
Peringatan keras ini diungkapkan Basri saat melakukan Rakor Monitoring dan Evaluasi Kebijakan Bekerja dan Belajar di Rumah di Ruang e-Panrita Disdik Sulsel, Kamis (9/4).
Usai melakukan Rakor, Basri memasang bilik screening melalui penyemprotan cairan desinfektan di pintu masuk Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
“Semua pegawai dan tamu Disdik Sulsel harus melalui bilik ini bila ingin masuk ruangan,” tegas Basri. (humasdisdiksulsel/asri/dr)

Previous Post

Plt Kadisdik Sulsel Evaluasi Bekerja dan Belajar di Rumah

Next Post

Dinkes Lutra akan Bagi 4.000 Masker di 15 Kecamatan

Next Post

Dinkes Lutra akan Bagi 4.000 Masker di 15 Kecamatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

https://dprd.makassar.go.id/
https://dprd.makassar.go.id/
  • Berita
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Ekobis
  • Hiburan
  • Politik
  • Opini

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

No Result
View All Result

© 2024Daulat Rakyat - Santun Cerdas Kritis

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In