Walikota Danny Appresiasi Femme and CBFW

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Salah satu event yang menjadi perhatian masyarakat Indonesia Timur setiap tahun adalah Femme and CBFW dan sudah menjadi agenda tahunan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar (Disparekraf) Makassar Kamelia Tamrin Tantu dalam sambutannya mengatakan Femme and Celebes beauty fashion Week tahun 2019 adalah tahun yang dilaksanakan oleh pemerintah melalui Dinas Pariwisata Kota Makassar bekerja sama dengan pihak penyelenggara 3 Pro diharapkan dapat menjadi media bagi para desainer lokal yang berkolaborasi dengan internasional sehingga dapat lebih berekspresi mengeksplorasi keunggulan Sutra yang ada di Sulawesi Selatan.

Menurutnya sentuhan etnik dan nilai kearifan lokal corak lontara ini sengaja diambil karena melihat minat terhadap huruf lontara sejak sejak masa pemerintahan Belanda hingga sekarang lontara itu sudah menjadi tren terkini warga Sulsel.

Femme kata dia memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat serta tujuan kunjungan wisatawan yang ada di kota Makassar yang di ikuti kurang lebih 50 perancang tanah air bahkan tahun ini ada perancang Internasional yang berasal dari negari Sakura serta ratusan eksibitor kreatif bidang fashion mempertegas posisi Makassar sebagai Kota tujuan wisata dan bisnis yang nyaman untuk dikunjungi.

“Event ini setiap tahun berganti tema tujuannya agar selalu ada yang beda setiap tahun berharap dapat meningkatkan antusiasme masyarakat khususnya wisatawan domestik, meningkatkan daya saing daerah,dan yang kedua 2 nilai produksi dan ekonomi masyarakat para pekerja dan perilaku kreatif subsektor fashion memberikan edukasi pada milenial khususnya yang ingin berkecimpung didunia fashion,”tuturnya

Femme semakin tahun bakal meningkatkan geliat industri fashion dengan semakin bertambahnya UMKM disektor retail dan industri pariwisata.

Ia melaporkan kepada walikota Makassar rentetan acara Femme and CBFW antara selain fashion show.

“Di hari keempat ada performance dari ibu-ibu ikatan wanita perbankan dan ibu-ibu dari dekranasda, lomba desain gaun malam berbahan kain motif lontara yang di kreasi oleh ibu ibu dan perform fashion show dari ibu-ibu camat juga akan kami tampilkan disini,”pungkasnya.

Sementara itu Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto atau yang akrab disapa DP mengapresiasi Femme and CBFW tahun ini karena temanya menarik dan mengangkat kearifan lokal di dunia internasional.

Event ini kata DP memiliki nilai jual sendiri secara nasional dan memberikan dampak positif pada kreator lokal dan nasional.

“Saya lihat di tulisan-tulisan lontara baru Angin Mamiri Makassar mangkasara bisa jadi tulisan tulisan perangkat anda tahu Taro ada Taro Gau tapi harus ada bahasa Inggrisnya dan bahasa Indonesianya agar lebih mudah dimengerti,”kata DP.

Ia menyebutkan selain Femme and CBFW juga ada F8 yang bertujuan sama untuk
mengeksplorasi budaya kita.

“Alhamdulillah F8 sudah mendapat tempat menjadi agenda nasional dalam 3 tahun pelaksanaannya telah menjadi top ten nasional Indonesia sejajar dengan Java Jazz,Festival Jember dan berhasil menyedot 2,5 juta penonton dan transaksi diatas Rp20 Miliar itu tidak gampang suatu bukti untuk memberikan gambaran bagi kita untuk terus membangun Makassar lewat pariwisata kita,”ujarnya.

Selain kekayaan fashion,Makassar juga memiliki keragaman kuliner yang menjadi ciri khas Makassar.

Untuk diketahui 1 April kemarin Makassar memilki hari Kebudayaan Nasional untuk lebih memperkenalkan adat budaya Sulsel kepada milenial sebagai generasi penerus bangsa.

“Eksplore budaya kita,undang teman dan anak-anak kita untuk mengenal budaya kita dengan mengenakan pakaian adat setiap 1 April salah satu cara kita untuk mengajak milenial mencintai pakaian adat dan kebudayaannya,”jelas Danny.

Ia optimis dengan adanya Femme and CBFW ini Makassar bisa juga menjadi magnet fashion Indonesia.

“Terima kasih Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata.Sisa tugas saya tinggal 30 hari maka diakhir masa tugas saya ini,izinkan saya berterima kasih l kepada semua yang mendukung tapi Insya Allah walaupun selesai tugas saya tetap akan datang menghadiri Femme and CBFW ini setiap tahunnya,”pungkas Danni disambut tepuk tangan para hadirin.

Report by Nina Annisa




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.