
Luwu Utara, daulatrakyat.id — Tidak banyak turnamen sepak bola tingkat desa yang usia penyelenggaraanya sampai puluhan tahun. Dari yang sedikit itu, ada sebuah turnamen sepak bola di Kecamatan Malangke yang usianya sudah sampai 32 tahun.
Sebuah usia yang menyamai era kepemimpinan Presiden Soeharto di zaman orde baru. Itu artinya bahwa turnamen sepak bola yang dimaksud sudah mulai dilaksanakan sejak tahun 1989 alias sudah dilaksanakan selama tiga dekade terakhir.
Menariknya, turnamen ini dilaksanakan setiap tahun setelah perayaan Idulfitri. Dilihat dari waktu pelaksanaannya, maka bisa dipastikan turnamen ini dilaksanakan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi antarpemain.
Adalah Turnamen Sepak Bola Rampoang Cup. Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-32. Angka yang sudah sangat matang untuk sebuah turnamen sepak bola antardesa. Turnamen ini resmi dibuka Bupati melalui Kepala Disporapar, Saleh, Jumat (27/3/2026).
Dalam sambutannya, Kepala Disporapar, Saleh, mengatakan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang adu bakat di lapangan hijau, tetapi juga sebagai simbol persatuan masyarakat Kecamatan Malangke yang telah terjaga sejak tiga dekade silam.
“Sangat jarang kita menemukan turnamen tingkat kecamatan yang mampu bertahan hingga 32 tahun lamanya. Ini bukti bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi sudah menjadi budaya dan alat pemersatu yang sangat kuat,” tutur Saleh.
Saleh berharap para pemain yang turun dalam turnamen tetap mengedepankan semangat fair play serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Menurutnya, sepak bola adalah permainan kolektif yang mengedepankan kebersamaan dan kekompakan.
“Menang atau kalah itu adalah hal biasa, tetapi menjaga persaudaraan selama 32 tahun itu yang luar biasa. Untuk itu, saya minta kepada seluruh pemain agar mengedepankan permainan yang menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” harap Saleh.
“Bermainlah dengan presisi tinggi, tetapi tetap harus menjunjung tinggi semangat fair play. Selain mengejar yang terbaik, tujuan utama dari kompetisi panjang ini adalah bagaimana kita senantiasa menjaga silaturahmi antarwarga agar tetap harmonis,” tandasnya.
Pembukaan turnamen Rampoang Cup ini ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Kepala Disporapar. Laga pembuka turnamen ini mempertemukan Lopar FC kontra Tolada FC Desa. Laga ini dimenangkan oleh Tolada FC dengan skor telak, 3-0.
Selain Plt. Kepala Disporapar, Saleh, pembukaan turnamen ini juga dihadiri oleh Camat Malangke Andi Mansyur Panda, Sekum PSSI Luwu Utara, dan Kades Takkalala. Selain memperebutkan piala bergilir, turnamen ini juga menyiapkan hadiah menarik. (lhr/jal)














