Wabup Selayar Resmikan Mushollah Nurul Imanul Fikry Desa Bontomarannu

Selayar, daulatrakyat.id – Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, SH, MH, resmikan Mushollah Nurul Imanul Fikry, Desa Bontomarannu Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, ditandai dengan penandatangan prasasti, berlangsung, Sabtu (25/8/2018).

Hadir Kabag. Humas dan Protokol Sitti Rahmania, SH, anggota Kerukunan Keluarga Gantarang Lalang Bata Makassar, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Bontomarannu, serta undangan lainnya.

Mushollah tersebut dibangun pada 24 Mei 2015 kemarin, murni atas swadaya masyarakat, bersama Kerukunan Keluarga Gantarang Lalang Bata Makassar. Namun dalam perjalanannya, baru bisa selesai dan dimanfaatkan pada Tahun 2018 ini. Demikian dikemukakan oleh Ketua Panitia Pelaksana Drs. Baso Imam Mubaroq, yang juga adalah adalah Ketua Kerukunan Gantarang Lalang Bata Makassar.

“Pembangunan Mushollah ini tidak menggunakan APBD, murni swadaya masyarakat,” kata Drs. Baso Imam Mubaroq saat menyampaikan laporannya.

Posisi Mushollah yang terletak dekat gerbang masuk ke tempat wisata religius Gantarang Lalang Bata ini, dinilai sangat strategis. Khususnya untuk mereka yang berlalu lalang ke Gantarang Lalang Bata bisa singgah untuk beribadah, lanjut Drs. Baso Imam Mubaroq.

Sementara Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, SH, MH, mengapresiasi pembangunan Mushollah tersebut. Setelah terbangunnya Mushollah itu, Wakil Bupati mengemukakan tantangan selanjutnya adalah bagaimana memakmurkan mushollah.

“Saya yakin bahwa masyarakat Desa Bontomarannu akan memanfaatkan Mushollah ini dengan sebaik mungkin,” jelas Wabup.

Menurut Wabup, rajin beribadah bukan hanya berpengaruh kepada kehidupan di dunia, tetapi juga berpengaruh terhadap kehidupan di akhirat.

Meski demikian kata Zainuddin, jika hanya tekun mengerjakan ibadah ritual, belum menjamin seseorang masuk surga. Olehnya itu harus dibarengi ibadah sosial, jelasnya.

“Jangan enteng berbuat karena mengharapkan balas budi, tapi berbuatlah dengan ikhlas tanpa pamrih,” tutup Dr. H. Zainuddin. (Nur Alim)

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.