Tiga Desa di Lutra Ikut Pilkades Sistem E-Voting

Daulatrakyat.id, Luwu Utara-Desa yang ikut pilkades 41, aturan di dalam perda mengatakan yang berakhir masa jabatannya tahun ini bergeser ke tahun 2019, sebelum pindah ke tahun 2020, walaupun dia melaksanakan tugas-tugasnya.

“Kalau dia masih menjabat istilah cuti itu rawan memanfaatkan jabatannya, sehingga pemerintah pusat mengambil tindakan tidak di perbolehkan kepala desa yang berakhir masa jabatannya tahun 2019 ikut pilkades lagi tahun ini.” Demikian di ungkapkan Kadis BPMD Drs. Misbah saat di temui di ruanganya, kamis (31/05/2018).

Misbah mengungkapkan, kalau TNI itu ada aturan sendiri. Dulu itu harus ada izin, tapi sekarang ada aturan tersendiri berdasarkan konsultasi di biro hukum sehingga TNI tidak bisa di masukkan, tapi kalau ASN isin pejabat saja dan tidak perlu mundur dari jabatan dan hak-haknya sebagai ASN.

” Tetapi tunjangan sebagai kepala desa tidak di kasih siltapnya karena ada gajinya, kecuali tunjangan tetap ada.” Ungkapnya

Sementara itu menurut Misbah ada tiga desa akan melakukan pilkades secara e-voting di antaranya, Desa Banyuwangi Kec.Sukamaju, Desa Toradda Kec. Masamba dan Desa Salama Kec. Sabbang

“Sistem e-voting itu di tiga desa kita belum sosialisasi karena pemenang tendernya sementara di proses, nanti setelah di proses baru kita adakan sosialisasi dan kita minta pengesahannya.” Terang Misbah

Di jelaskannya, e-voting itu masyarakat tidak menjoblos lagi, tapi mempergunakan alat elektronik untuk menyalurkan hak pilihnya.

“Ada foto calon desa terpasang di situ, kemudian masayarakat tekan pilihannya, jadi tingkat kesalahannya hampir tidak di temui,”jelas Misbah.(jal)

 

Editor : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.