Tidak Sesuai Aturan KPU, Bawaslu Selayar Tertibkan APK

Selayar, daulatrakyat.id – Kalau tidak sesua dengani aturan KPU, maka Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Selayar akan menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK)

Hal ini disampaikan oleh Ketua Bawaslu, Suharno, SH, sewaktu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Instansi terkait yang berlangsung di Aula Gakkumdu, kantor Bawaslu dua hari lalu dan langsung melakukan penertiban hingga, Jumat (07/12/2018)

Hadir dalam rakoor saat itu, diantaranya unsur Sat Pol PP dan Kesbang Pol mewakili Pemerintah Kabupaten serta dari unsur dari Kepolisian.

”Sebagaimana regulasi yang ada bahwa penertiban APK oleh Sat Pol PP dengan rekomendasi dari Bawaslu sesuai tingkatannya dan pihak Kepolisian selaku pengamanan”, Jelas Suharno

Ketua Bawaslu, Suharno, SH juga menjelaskan bahwa, untuk APK yang telah direkomendasikan oleh Bawaslu, Panwascam dan PPL untuk ditertibkan.

”Ada beberapa Baliho yang tidak mengandung unsur citra diri, namun sesuai dengan surat edaran baru Bawaslu, kita tetap dapat tertibkan dengan melihat lokasi pemasangan dan unsur estetika ” tutup Suharno.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kepulauan Selayar, Nurul Badriyah mengungkapkan bahwa penertiban APK meliputi APK Kampanye yang tidak sesuai Lokasi, Desaine dan bentuk sebagaimana yang telah ditetapkan oleh KPU.

Sebelumnya pada tanggal 03 Desember 2018, Bawaslu telah mengundang dan melakukan pertemuan dengan Seluruh Parpol untuk menyamakan persepsi tentang APK.

Bawaslu bersama jajarannya sesuai tingkatan di Kepulauan Selayar, sudah bersurat dan atau berkoordinasi dengan Parpol atau Caleg agar menertibkannya sendiri APK yang dinilai melanggar Ketentuan KPU.

”Oleh karena itu, kami berharap rekan-rekan Partai Politik, dan Caleg yang telah disurati atau dikonfirmasi oleh Panwascam atau PPL agar mau menertibkan sendiri APK yang melanggar” Kata Nurul Badriyah. (Nur Alim)

Keterangan Gambar : Bawaslu Selayar Tertibkan APK Yang Tidak Sesuai Aturan

.

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.