Terungkap Data Warga Miskin Melalui SLRT di OPD Selayar Masih Berbeda

Selayar.daulatrakyat.id – Tim Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan Rapat Koordinasi (Rakoor) dengan Fokus Group Discussion (FGD) Kepulauan Selayar terkait, Sistim Layanan Rujukan Terpadu (SLRT), data kemiskinan di Kepulauan Selayar, oleh Tim Sekretariat Nasional Kemensos RI, melakukan rapat bersama dilaksanakan di Warkop Classik Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu (14/10/2018).

Rapat dihadiri, Kadis UKM Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Drs. Hizbullah Kamaruddin, Kadis Kelautan dan Perikanan, Ir. Makkawaru, Kadis Pertanian, Ir. Ismail, Kabid Ekososbud, Supriadi, S Sos, M Si, mewakili Kepala Bappelitbang, Kadis Sosial Drs. Musxtari, MM Pub, Kadisduk diwakili, M.Yusran, Kadis Dikbud diwakili, Kabiddas Dikbud, Masdar J. Pratama, Drs. Salewang dari Dinas Penanaman Modal.

Kadis Sosial, selaku Ketua FGD Kepulauan Selayar, Drs Musytari, dalam pengantarnya, terkait program SLRT, mengatakan bahwa, dalam perjalanannya SLRT, sudah terlaksana. Sehingga jumlah orang miskin di Kepulauan Selayar sebanyak, 15000 lebih. dan penanganannya tentang orang miskin, masih pragmatis.

Dari data tersebut diatas diakui, bahwa dari semua OPD terkait data kemiskinan memang berbeda beda.

“Olehnya itu data tentang kemiskinan harus tegas, pasalnya masing masing OPD terkait di Kepulauan Selayar, ada koordinasi langsung ke Kementeriannya”, kata Kadis Sosial Drs. Musytari.

Kadis Koperasi, Drs Hizbullah Kamaruddin, mengatakan bahwa “berbedanya data warga miskin di beberapa OPD, harusnya memakai kriteria kemiskinan yang sama”.

Sementara itu, Agus Eko Purwanto, dari Tim Kemensos RI, bahwa program SLRT, untuk tahun 2018 tersebar di 60 kabupaten kota, tahun 2017 ada 20 SLRT dan tahun 2016 ada 50 SLRT daerah seluruh Indonesia.

Untuk Kabupaten Kepulauan Selayar SLRT, nanti pada tahun 2016, dibangun, dimana sebelumnya SLRT dibentu di Indonesia tahun 2015. Sebelumnya koordinasinya diawali melalui Dinas terkait didaerah.

“Program penanggulangan kemiskinan, harus ada bantuan yang diterima sesuai standar. Olehnya itu perlunya SLRT, melakukan identifikasi keluar dimasyarakat, sehingga dapat seragam data kemiskinan yang masuk ke Kementerian”, kata Agus Eko Purwanto.

Dikatakannya, bahwa fungsi SLRT adalah sebagai kelembagaan dan diserahkan ke Pemerintah Daerah, untuk memilihnya.
SLRT kelembagaan Sekretariatnya ada di Kabupaten Kota masing masing.

Dalam SLRT, terdapat beberapa program, diantaranya program Indonesia pintar, Indonesia sehat. SLRT Harapannya permasalahan ditingkat Desa, diselesaikan di Desa. (Nur Alim)

Keterangan Gambar : Kemsos Gelar FGD di Selayar

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.