Tahun Ini Disbudpar Sulsel Kembali Maksimalkan Pelatihan Guide

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Untuk menarik kunjungan pariwisata,Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulsel terus melakukan program dan kegiatan dalam mendongkrak kunjungan pariwisata di Sulsel,salah satunya lewat pemberian pelatihan pada sejumlah Tour Guide di Sulsel.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Sulsel Bruno S. Rantetana mengatakan Tour Guide salah satu faktor ketertarikan wisatawan untuk datang karena merekalah yang akan memegang kendali seorang wisatawan untuk datang kembali ke Sulsel.

“Sebelumnya kami telah memberikan usulan Perda tentang Guide namun sampai saat ini belum ada jawaban mungkin karena membutuhkan anggaran besar karena ada tim yang bekerja disitu harus ada naskah akademiknya dan melakukan kunjungan kedaerah .Tahun ini kembali akan mendorong Pergub.

Tour guide kata dia adalah pramuwisata atau pemandu wisata adalah orang yang menemani serta membimbing dan memberi info pada wisatawan yang tengah mengadakan kegiatan wisata mereka.

Seorang Guide dapat menjadi penunjuk yang baik bagi namun tak jarang pula ada Guide yang tidak memberikan kelakuan yang baik pada wisatawan karena merekalah yang berfungsi mengarahkan wisatawan saat melakukan kunjungan ke destinasi.

“Kita ingin tuntut kemampuan Tour Guide jangan sampai ada cerita yang tidak bagus jika kembali ke kampungnya karena mulai tiba semua keadaan yang ditempat destinasi mereka pasti mengadu.Intinya pelayanan kita harus berikan yang terbaik agar wisatawan puas datang kembali dan mengajak temannya untuk berkunjung,”harapnya.

Tahun ini kata dia Disbudpar Sulsel akan memaksimalkan kinerja pemberdayaan masyarakat dengan melakukan kegiatan Kelompok Sadar Wisata,Sapta Pesona dan kembali melakukan bimbingan dan pelatihan bagi Tour Guide yang ada di Sulsel.

Ia menyebutkan jika tahun lalu pihaknya telah berhasil mencetak 100 piagam sertivikasi kompetensi bagi Guide yang sudah mengikuti bimbingan dan pelatihan yang digelarnya.

“Kami sangat berharap tahun ini inisiatif kami agar peraturan daerah tentang kinerja Guide segera di setujui oleh pihak DPR untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dilapangan saat Guide bekerja dan sebagai payung hukum agar masyarakat umum yang tidak terdaftar sebagai Guide tidak seenaknya membawa dan mengajak wisatawan tanpa melapor pada pihak yang berwenang,”ungkapnya.

Mengapa Sapta Pesona dan Sadar Wisata kembali akan digenjot lagi tahun ini karena masyarakat harus terus diingatkan,dibimbing dan diajarkan pentingnya menjadikan tempat tinggal mereka sebagai bukan hanya sebagai tempat tinggal biasa namun dapat memberikan dampak posisif bagi mereka.

“Saya kira dengan adanya bimbingan sadar wisata dan sapta pesona akan membuka wawasan masyarakat kita untuk menciptakan sesuatu yang beda didaerahnya untuk menarik kunjungan orang untuk datang seperti yang baru kita temukan kemarin di Makassar yang dinamakan dengan ‘Lantebong”kawasan Mangrove yang terkoneksi dengan laut menjadikan tempat tersebut jadi daya tarik sendiri bagi pengunjung,”terangnya.


Penulis : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.