Soal Kepemilikan Sabu, Polisi Tangkap Polisi

Mamuju.daulatrakyat.id Oknum polisi inisial ID berhasil ditangkap oleh satuan narkoba karena kepemilikan sabu. Hal itu diungkapkan Direktorat Narkoba Polda Sulbar saat menggelar Konfrensi Pers Rabu (16/1/19) di Meeting Room Ditnarkoba.

Seperti apa penangkapan oknum ID? Begini kronologisnya. Direktur Narkoba Kombes Pol Budi Sartono, SIK, M.Si di dampingi Kabid Humas AKBP Hj. Mashura, SH menyebutkan penangkapan dilakukan di kamar Kost yang berada di Jl. Fatmawati Kelurahan. Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu pada Selasa, (15/1/19) sekitar pukul 19.00 Wita kemarin.

“Ironisnya tersangka yang diamankan merupakan salah satu personil Polri yang bertugas di Polres Pasangkayu,” ujar Budi Sartono.

Budi menegaskan, pihaknya telah berkomitmen memberantas peredaran Narkoba di Sulawesi Barat, siapapun pelakunya baik dari masyarakat sipil ataupun anggota Polri sendiri maka akan di proses secara profesional dan tuntas.

Atas perbuatannya sebut Budi, pelaku dikenakan pasal 114 ayat (1) Subs pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara.

Dari penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa : satu buah sachet plastik sedang berisi kristal bening yang di duga sabu, 11 (sebelas) buah sachet plastik kecil berisi kristal bening yang di duga sabu, satu clips sachet plastik kosong, satu set alat hisap sabu yang terbuat dari botol kaca, tiga buah pipet kaca berisi kristal bening yang di duga sabu, dua buah potongan pipet plastik, dua buah korek yang dilengkapi dengan sumbu, satu buah wadah plastik warna merah, satu buah wadah plastik warna hitam, satu buah dompet warna hitam dan coklat, uang tunai Rp. 4.500.000 ( empat juta lima ratus ribu rupiah), satu unit Hp merek Nokia dan Oppo serta satu buah KTP.

“Ternyata setelah dilakukan pengembangan pelaku tidak hanya menggunakan tapi juga sebagai pengedar, pihaknya memastikan pelaku akan mendapat dua hukuman sekaligus selain pidana juga akan di proses dengan kode etik profesi dengan ancaman PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat),” terangnya.

Sementara itu, Kabid Humas AKBP Hj Mashura memastikan bahwa Polri tidak akan tebang pilih dalam memberantas para pelaku Narkoba demi keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif.

“Kita tak pandang bulu baik sipil maupun anggota maka kita akan proses dengan tegas,” pungkasnya.

Sumber : Humas Polda Sulbar

Editor    : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.