Soal Dugaan Penipuan CPNS, Kabid Humas AKBP Hj Mashura : IRM Ditetapkan Sebagai Tersangka

Mamuju.daulatrakyat.id- Penyidik Ditrektorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulbar menetapkan tersangka perempuan IRM terkait dugaan penipuan CPNS dengan mencatut nama Kemenkum dan Ham Sulbar.

Hal tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj Mashura dalam keterangan tertulis kepada daulatrakyat.id Sabtu, 12 Januari 2019.

Hj Mashura mengatakan kasus tersebut sudah ditingkatkan ketahap SIDIK. Penyidik juga sudah memintai keterangan 16 orang saksi korban.

” Ada 6 orang dari Polman, 1 pengumpul, Bulukumba 1 orang, Mamuju 8 orang +1 pengumpul +1 yang mencetak SK,” ujarnya.

Hj. Mashura menyebutkan tersangka IRM menggunakan 2 KTP. Satu KTP atas nama tersangka diduga palsu (aspal).

Dalam menjalankan aksinya tersangka IRM dibantu lL sebagai pengumpul yang juga sebagai korban.

Untuk menyakinkan korban, tersangkapun membentuk 5 orang panitia pemateri.” Minggu depan akan di BAP kan,” ujar Hj Mashura.

Bahkan aksi IRM diduga menerima uang dari para korban yang diming-iming jadi CPNS kurang lebih 2,8 M.

Kabid Humas Polda Sulbar ini mengungkapkan sejumlah BB yang sudah diamankan diantaranya, 6 lembar SK CPNS nomor dan tanggal yang sama, HP tersangka , daftar nama CPNS, juga scan alat yang digunakan mencetak SK dan KTP, beberapa lembar kwitansi penerimaan uang dari korban.

Penyidikpun menerapkan pasal 378 jo 55(1)ke 1 dan psl 263 yo 55(1)ke 1 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun dan 6 tahun penjara.

“Tetapi kita tentu mengacu pada perkembangan Penyidikannya, dalam perkara ini pihak Kemenkumham akan kita mintai keterangan. Dan tersangka bisa jadi bertambah,” pungkas Hj Mashura.

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj.Mashura

Sumber :Humas Polda Sulbar

Editor    : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.