SD Beba Ditutup, Pemda Takalar Tidak Berkutik

Takalar (DR) Pemda Takalar terkesan tidak berkutik meski SD Beba yang berada di Kecamatan Galesong Utara Takalar ditutup oleh warga yang mengaku sebagai pemilik tanah. Mirisnya, kurang lebih 200 murid SD putus sekolah akibat penutupan sekolah tersebut.
Informasi yang dihimpun Daulat Rakyat menyebutkan, bahwa tanah yang dibanguni sekolah itu sudah 2 kali diganti. Pertama, pemerintah mengganti tanah yang dibangun sekolah itu dengan tanah lain kepada Nappa Dg.Ngemba. Lalu, yang kedua diganti lagi kepada ahli waris Baso bin Paserei dengan tanah yang terletak dekat kantor Desa Tamasaju, Kecamatan Galesong Utara. Kesepakatan mengganti tanah itupun dilengkapi dengan bukti tertulis.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Tamasaju, H.Baso Salle yang dikonfirmasi di rumahnya di Kampung Campagaya (10/1). Dia mengakui kalau tanah yang ditempati gedung SD tersebut sudah dua kali diganti pemerintah daerah. Tapi anehnya, walau bukti tertulis dan sertifikat dimiliki Pemda Takalar, namun entah kenapa Pemda tetap tidak berkutik untuk membuka kembali SD Beba tersebut.

Penulis : Maggarisi Saiyye
Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.