PJ Lutra Kecam Intimidasi Wartawan di Palopo 

Daulatrakyat.id, Masamba – Persatuan Jurnalis Luwu Utara (PJ Lutra) mengecam tindakan dua oknum polisi yang melakukan intimidasi terhadap wartawan di Kota Palopo.
“Kami mengecam tindakan oknum polisi yang melakulan intimidasi kepada wartawan di Palopo,” ujar Ketua PJ Lutra, Yusran Aras, Rabu (15/3/2017).

Menurut Yusran, dalam bekerja jurnalis dilindungi Undang-undang Pers nomor 40 tahun 1999.  “Kejadian di Palopo bisa dikategorikan sebuah tindak kekerasan jurnalis yang cukup serius,” imbuh Yusran.

Menurutnya, pelarangan dan penghapusan karya foto itu sudah melanggar pasal 4 UU Pers Nomor 40 tahun 1999. Pada point 2 terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembreidelan atau pelarangan penyiaran.

“Dua pelaku tersebut seharusnya dikenakan sanksi pidana sesuai pasal 19 UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 yaitu penjara paling lama dua tahun atau denda Rp500 juta.”

“Kami meminta Kapolda Sulsel dan Kapolres Palopo bertanggungjawab terhadap kejadian ini,” paparnya.

 

Penulis : Jalil

Editor   : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.