Pertemuan Tak Terduga,Ketua KPPU Dengan Gubernur Sulteng Diatas Pesawat

Ketua KPPU RI Bersama Gubernur Sulteng Saat di Dalam Pesawat. 17 Mei 2017

Daulatrakyat.id,-Perbincangan hangat itu mengalir. Antara Ketua KPPU Syarkawi Rauf dengan Gubernur Sulteng Longki Djanggola. Keduanya tidak sengaja bertemu diatas peswat. Rencananya Gubernur Sulteng akan ke Natuna bersama rombongan Presiden Jokowi 19 Mei 2017 mendatang.

” Kebetulan ketemu diatas Pesawat. Kursinya bersebelahan sehingga selama kurang lebih dua jam kami bercerita mulai dari soal statemen ketua Umum PMII di Kongres palu hingga Masalah ekonomi palu,dan hubungan Sulteng dengan Sulbar yang sangat Dekat,” ujar Syarkawi Rabu,17 Mei 2017 malam.

Syarkawi menyatakan Secara pribadi Gubernur Sulteng memiliki Kedekatan pribadi dengan etnis mandar karena Menantunya adalah orang mandar.” Pak Gub itu besannya orang mandar mantan bupati di Sulteng,” katanya.

Secara khusus,ungkap Syarkawi Gubernur bercerita soal pidato ketum PMII di hadapan presiden yang membuat nya agak sedikit gusar, akibat dari image Sulteng sebagai pusat islam radikal dan Anti NKRI.

“Pak Gubernur Sulteng menyatakan bahwa Sulawesi Tengah tidak memiliki latar belakang sejarah memberontak kepada NKRI. Justru Sulteng sejak dulu menjadi basis perjuangan merebut NKRI,” kata Gubernur Sulteng sebagaimana dikatakan Syarkawi.

Namun Gubernur Sulteng mengapreasiasi sikap PMII dan seniornya yang menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Sulteng melalui Gubernur.” Beliau Mengajak untuk membangun citra daerah yang kondusif untuk investasi,” kata Gubernur Sulteng seperti yang diungkap oleh Syarkawi.

Tidak hanya itu, Gubernur Sulteng juga menyebutkan bahwa hubungan ekonomi Sulbar dan Sulteng sangat dekat. Hal itu dapat dilihat dengan banyaknya plat Mobil DC yang lalu-lalang di Palu Pada hari Sabtu dan Minggu.Bahkan Hotel-hotel di Palu dipenuhi oleh masyarakat Sulbar yang menghabiskan akhir Pekan di Palu.

Penulis : Salim Majid
Editor   : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.