Penetapan Rehab SD Dinilai Diskriminasi

Makassar.Takalar.daulatrakyat.id- Rehabilitasi gedung SD yang diprogramkan pemerintah seyogianya kepada tingkat kerusakan, tetapi di takalar sulawesi selatan masih ditemukan dilapangan saat ini faktanya terbalik 180 derajat.

Sebagai contoh kongkrit misalnya gedung SD parangbaddo kecamatan polombangkeng utara kabupaten takalar provinsi sulawesi selatan tidak terlihat kerusakan yang berarti tetapi justru mendapat rehabilitasi.

Sedangkan gedung SD Hombes yang terletak di desa towata di kecamatan yang sama terlihat kerusakannya sudah memprihatinkan namun diabaikan.

Dari pantauan penulis dan sumber yang tak mau ditulis namanya menduga kalau kejadian tersebut dikendalikan oleh oknum tertentu yang tidak bisa ditangkal pihak dinas pendidikan sebagai pemberi proyek.

Ia mengatakan bahwa rehab SD yang kerusakannya belum berarti adalah siasat untuk mengeruk keuntungan yang besar.

Kepala seksi SD pada bidang dikdas dinas pendidikan kabupaten takalar, Abd.Malik Gassing yang beberapa kali dikonfirmasi sebelum dimutasi mengatakan bahwa rehab gedung sekolah adalah berdasar dari data dapodik sekolah.

Tidak ada diskriminasi dalam hal ini apalagi intervensi kata Kepala SD parangbaddo, Salawati yang dikonfirmasi kemarin Rabu (1/8/2018).

Disekolah tempat dia mengemban tugas tambahan  Salawati mengaku tidak tau dari siapa bantuan tersebut sehingga gedung SD tersebut mendapat rehabilitasi.(Maggarisi Saiye)

 

Editor : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.