Pemberdayaan Perempuan Melalui Dana Desa

Gresik, daulatrakyat.id – Ibu Misdiana 28 tahun (Kader Sekolah Perempuan) tidak menduga dapat membantu sekitar 100 an warga di desa untuk mengurus Kartu Indonesia Sehat untuk masyarakat miskin yang punya masalah tentang datanya dan begitu pula kartu KIS untuk bayi lahir 2017-2018.

Ucapan terima kasih dari masyarakat tak henti-hentinya ditujukan ke Ana panggilan akrabnya dan beberapa kawan-kawan Sekolah Perempuan lainnya yang turut sibuk melakukan pelayanan MCS BPJS Kesehatan yang bekerja sama dengan Sekolah Perempuan Gresik.

Bagi bu Ana dan bu Yuli yang semula beranggapan bahwa membantu orang miskin itu harus kaya dulu, pudar seketika ketika pada hari Rabu, 17 September 2018 bertempat di Balai desa Wonorejo Kec.Balongpanggang Gresik, Dia bersama kawan-kawan yang tergabung di Sekolah Perempuan menjadi garda depan kegiatan ini. dengan kata lain menjadi orang penting dalam menyelenggarakan layanan langsung terkait BPJS Kesehatan di desanya.

Cerita bu Anna dan Yuli menjadi inspirasi bagi kita semua. Dana Desa yang bertujuan agar desa dapat mandiri dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki baik Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusianya menjadi jelas ketika diterapkan pada program pemberdayaan masyarakat seperti model Sekolah Perempuan.

Pemberdayaan masyarakat yang menyasar perempuan miskin ini, telah menjadi inovasi bagi pemerintah kabupaten Gresik, dengan Sekolah Perempuan Pemda Gresik berhasil mendapatkan penghargaan ditingkat nasional yang berkaitan dengan pembangunan Gender. Seperti yang seharunya diterapkan bahwa penggunaan dana desa tidak hanya diprioritaskan pada pembangunan infrastuktur namun juga pembangunan manusianya, terlebih untuk pembangunan yang mampu menanggulangi kondisi kemiskinan di tingkat desa.

Pembangunan kemiskinan khususnya pada perempuan melalui sekolah perempuan, ampuh untuk memperkuat kepercayaan diri perempuan dan meningkatkan kemandirian perempuan baik kemandirian ekonomi maupu politik. Ketika perempuan yang disebut sebagai kader di Sekolah Perempuan sudah dikatakan mampu jika mereka sudah dapat membuat keputusan secara mandiri dan berbuat aksi dikelompoknya baik dilingkungan terkecil sampai ditingkat desanya.

Kemampuan kader-kader sekolah perempuan ini yang menarik perhatian pada pimpinan daerah bahkan pimpinan partai sering mendorong mereka terjun ke ranah politik praktis. Namun bagi kader-kader sekolah perempuan, politik itu tidak harus menjadi pejabat publik atau harus menjadi wakil rakyat, namun bagaimana mereka dapat mengubah masyarakat sekitarnya menuju kehidupan lebih layak dan hak-hak dasarnya terpenuhi adapun nantinya akan menjadi pemimpin publik itu adalah strategi, yang paling penting adalah mampu terus memperjuangkan hak-hak perempuan yang masih minim disuarakan.

Program pemberdayaan model Sekolah Perempuan ini menurut Iva Hasanah Direktur KPS2K Jawa Timur, merupakan contoh mudah yang dapat diterapkan dibanyak desa di Indonesia yang saat ini sudah memiliki anggaran dari pusat yaitu Dana Desa.

Sekolah Perempuan yang memperkuat kepemimpinan perempuan telah teruji ampuh untuk mengubah pola pikir teruratama perempuan yang selama ini tidak dianggap menjadi aktor perubahan yang diperhitungkan dimasyarakat. Bukti dari kedasyatan ini adalah mereka mampu mendekatkan akses pelayanan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin ke desa, betapa pentingnya jaminan kesehatan ini bagi msayarakat miskin karena dengan punya jaminan kesehatan maka kualitas hidup mereka sudah meningkat tidak hanya untuk pengobatan tapi mereka juga dapat melakuan perawatan kesehatannya secara kontinyu.

Sebagai informasi tambahan kegiatan ini juga dihadiri oleh ibu Khomsatun perwakilan DPRD Kab.Gresik dari partai Golkar, Ibu Kabid Pemberdayaan Perempuan Kab.Gresik, Camat Balongpanggang dan jajaran pemerintah desa. Mereka semua merasa kagum dengan kemampuan para anggota sekolah perempuan yang dengan cekatan melayani masyarakat layaknya pegawai BPJS Kesehatan, pdahal mereka adalah perempuan miskin yang hanya berpendidikan formal tamatan SMP dan SD saja.

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.