Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus SB : Alihkan Pertanian Terhadap Orang Yang Teridentifikasi Radikalisme

Makassar.daulatrakyat.id.Upaya meningkatkan peran tiga pilar Kamtibmas Mantra dalam menangkal paham radikalisme diselenggarakan acara Apel besar tiga pilar diantaranya para Babinsa, para Babinkamtibmas dan para Lurah/Kades yang berada di wilayah Makassar Raya, Maros,Pangkep dan Takalar berjumlah kurang lebih 1.880 orang bertempat di Balai Manunggal Prajurit M. Jusuf Jl. Jend. Sudirman Makassar  Senin, (4/06/2018)

Acara tersebut menghadirkan pembicara para pejabat nomor satu di Sulsel diantaranya Plt. Gubernur Sulsel Soni Warsono, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Agus SB dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono.

Pangdam Hasanuddin dalam pengarahannya menyampaikan bahwa tiga pilar yang dimaksud adalah unsur pemerintah (Lurah/Kades) sebagai unsur dalam memberikan kesejahteraan.

“Kepolisian (Babinkamtibmas) sebagai unsur dalam memberikan ketentraman dan ketertiban dan TNI (Babinsa) sebagai unsur pembina teritorial dalam memberikan Keamanan kepada masyarakat,”imbuh Agus.

Sebagai peran dalam masyarakat Pangdam menambahkan bagaimana bersinergi bersama untuk menciptakan kedamaian dan kenyamanan di wilayah Sulsel.

“Mari kita mengalihkan perhatian, timbulkan kepedulian terhadap orang-orang yang terindentifikasi radikalisme. Lurah/Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas punya kewenangan untuk mengecek identitas mereka, kita punya peran membantu pemerintah dalam menciptakan daerah aman dan damai”, tegas Mayjen Agus.

Demikian pula Pj Gubernur Sulsel Soni Sumarsono berharap forkopimda Sulsel mulai dari bawah sampai dengan di atas supaya saling mendukung dalam pelaksanaan kegiatan.

“Pemerintah harus tegak lurus/terintegrasi mulai dari Lurah/Kades sampai dengan Presiden, kita semua pelaksana visi misi Presiden RI, perintah atau instruksi yang sdh dikeluarkan agar Bupati sampai ke bawa supaya ditindak lanjuti, bekerjalah dengan baik untuk mengawal pemerintahan” ungkap Soni.

Sedangkan Irjen Pol Umar menyampaikan bahwa situasi Kamtibmas secara umum kondusif.

“Hal yang sedang dan akan dihadapi diantaranya Pilkada, Lebaran dan Pilpres supaya menjadi perhatian, tantangan kedepan adalah tantangan globalisasi seperti halnya Informasi yang terjadi di dunia maya, adanya ujaran kebencian dan hoax dapat menimbulkan konflik, sehingga tiga pilar harus proaktif dalam mengantisipasi berita yang ada,”terangnya.

Turut hadir diantaranya Kajati Sulsel, Ketua Pengadilan, Kabinda, Pangkoopsau, Staf Ahli Pangdam bid. Ideologi, Kapendam XIV/Hasanuddin para Forkopimda Sulsel dan para Walikota.(*).

 

 

 

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.