Operasi Gabungan Sasar Hiburan Malam di Mamuju

Mamuju (DR) Gerimis sedikit membasahi jalan sekitar pukul 22.15 Kamis (29/ 12). Wajah pengunjung tempat hiburan malam, nampak diselimuti kecemasan. THM kerap diduga menjadi tempat transaksi barang haram itu (narkoba). Hentakan musik tiba-tiba terhenti, saat pengunjung tengah menikmati alunan musik impor.

Tak di sangka operasi cipta kondisi jelang tahun baru itu, telah melibatkan Satuan Narkoba Polda Sulbar beserta jajaran Polres Mamuju bekerja sama dengan BNN, Kodim, Satpol PP merazia Tempat Hiburan malam. Dari hasil operasi itu telah mengamankan sekitar 64 pengunjung telah dilakukan tes urine. Hasilnya 7 orang dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Dari 64 pengunjung masing-masing THM yang diperiksa urinenya. Ada tujuh orang diamankan karena positif mengonsumsi Narkoba. Ke tujuh orang itu dua diantaraya oknum PNS berinisial HT di lingkup Pemprov sulbar. Dan satunya oknum Kades Keang.

Hal ini dibenarkan Dir. Narkoba Kombes Pol Kurniadi, inisial HT adalah PNS Pemprov Sulbar, HT dinyatakan Positif setelah dilakukan tes urine hasilnya Positif, HT pun juga kedapatan membawa senjata tajam sedangkan HW Kepala Desa Keang, positif menggunakan Narkoba sesuai dengan hasil tes urinenya. Dikatakannya, dari operasi tersebut personel gabungan yang diperkirakan kurang lebih dari 223 personel Polda dan Polres Mamuju serta 159 Personel Satpol PP dan 64 personel dari BNN serta Anggota Kodim 25 Personel.

Namun, sampai selesai operasi personel gabungan tidak mendapatkan barang bukti berupa adanya barang haram berupa narkoba hanya barang bukti yang didapat dua buah senjata tajam. “Personel Gabungan hanya mengamankan barang milik pengunjung yang diduga positif menggunakan Narkoba, berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), HP dan dua Buah Senjata Tajam”, ucapnya.

Ke tujuh orang tersebut saat ini sementara diamanakan oleh aparat Dit. Narkoba Polda Sulbar untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan. Jika berdasarkan hasil penyelidikan positif menggunakan narkoba, maka ke tujuh orang tersebut kemungkinan akan diproses secara hukum. Ia juga menambahkan bahwa operasi itu akan berlangsung secara rutin sebelum memasuki tahun baru pada setiap tempat hiburan malam (THM), tutupnya. (Salim/DR)

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.