Naskah Ujian Harus Perhatikan Lokalitas Sulsel

Takalar (DR) Walau sekencang  bagaimanapun sosialisasi UU ASN dihembuskan Panwas bersama Plt Bupati, tetapi bagi ASN (aparat sipil Negara) yang ingin lebih dipuji, maka ada saja oknum yang tidak peduli dengan undang undang itu. Padahal Plt Bupati Takalar, Andi Darmawan Bintang ketika ditemui diruang kerjanya saat awal
melaksanakan tugas kepada Daulat Rakyat mengatakan, tidak ada sanksi ringan bagi ASN yang terlibat langsung dalam kampanye cabup-cawabup.

Bahkan undang-undang yang mensyaratkan ASN harus netral telah disosialisasikan pemerintah daerah melalui camat, lurah dan kepala desa. Tetapi bagi ASN yang ingin mendapat gelar ‘pahlawan’ dan ingin posisi yang lebih tinggi kemudian membuat tidak gentar dengan sanksi itu. Seperti 2 Aparatur Sipil Negara (ASN) masing-masing Kepala UPTD Dispora Kecamatan Sanrobone H Bakri SPd dan Kepala UPTD Dispora Kecamatan Polombangkeng Selatan Muh Hatta SPd pada kampanye Calon Bupati Takalar Nomor Sulsel (DR) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan H Irman Yasin Limpo SH mengatakan, dalam menyusun dan merakit soal-soal ujian (USBN) hendaknya memperhatikan masalah lokalitas Sulawesi Selatan. Sebab selama ini, menurut amatan None, sapaan akrab Irman YL, soal-soal ujian (UN) ‘Jakarta banget’. “Kita ingin kata-kata Sangkala atau Baco menghiasi naskah ujian, bukan melulu Slamet atau Budi, “ tutur Irman YL. Hal ini diungkapkan Irman Yasin Limpo saat memberikan pengarahan pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan/ Perakitan Ujian Soal SD/M, SDLB dan ULA di Hotel Grand Imawan Panakukan Makassar, Jumat (9/12).

Pada kesempatan tersebut, Irman Yasin Limpo mengemukakan, saat ini Dinas Pendidikan Prov Sulsel telah meluncurkan aplikasi pendidikan yang diberi nama e-panrita, yang salah satunya terdapat item aplikasi adalah bank soal. Bimtek Penyusunan/Perakitan Naskah Ujian ini Menurut Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Prov Sulsel H Basri, SPd. MPd bertujuan untuk menyusun soal-soal yang akan menjadi acuan dan akan dijadikan Bank Soal bagi Pemprov Sulsel. Mereka yang menjadi peserta kegiatan ini, kata H Basri, adalah para guru senior pada bidang mata pelajaran masing-masing berdasarkan kisi-kisi yang dibuat Balitbang Kemendikbud dengan jumlah peserta sebanyak 113 orang dari 24 kabupaten kota se Sulawesi Selatan.
(humas/asri/dr)

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.