Mendagri : Faktor Keamanan Harus Jadi Perhatian dalam Pemilu

JAKARTA,DAULATRAKYAT.ID – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta aparat keamanan waspada sekaligus mengantisipasi kerawanan menjelang Pemilu 17 April mendatang. Tjahjo mengatakan antisipasi tersebut diperlukan demi terciptanya agenda nasional Pileg dan Pilpres yang aman, tertib, demokratis dalam bingkai NKRI.

Lebih lanjut, Tjahjo mengatakan faktor keamanan harus menjadi perhatian oleh aparat keamanan. Wilayah Indonesia yang luas menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi para penegak hukum.  Tjahjo meminta hal tersebut harus diwaspadai oleh aparat dan dapat diantisipasi.

“Di daerah tertentu yang lokasinya agak sulit dijangkau, maka potensi kerawanan dari sisi keamanan dinilai lebih tinggi. Semakin rawan sistem pengamanannya maka akan semakin lebar celah terjadinya ancaman,” kata Tjahjo dalam sambutannya pada Rakernas Satpol PP dan Satuan Perlindungan Masyarakat di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (30/1).

Selain itu, Tjahjo mengatakan, kerawanan yang perlu diantisipasi adalah netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Polri yakni dalam bentuk keberpihakan, intervensi dan intimidasi.

Tjahjo menjelaskan prinsip dasar dalam penyelenggaraan manajemen ASN adalah netralitas. Maka dari itu, ASN harus terlepas dari kepentingan apapun.

“Pada dasarnya ASN juga memiliki hak pilih, tetapi hendaknya hak pilih ASN tersebut tidak bersifat mengarahkan dukungan kepada salah satu pasangan calon tertentu,” kata Tjahjo.

Tjahjo menegaskan hal tersebut penting dilakukan oleh ASN, agar independensi sebagai aparat negara tetap terjaga tanpa menghilangkan hak pilihnya.

Dengan demikian, kata Tjahjo, pelaksanaan Pemilu bisa sukses, jika aparat keamanan mampu mengantisipasi setiap potensi kerawanan yang akan terjadi selama event lima tahunan tersebut. (MI)

Editor : Jesi Heny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.