Masram Pertanyakan Profesionalisme Timsel Bawaslu Sulbar

Mamuju.daulatrakyat.id-Mungkin masih segar diingatan. Pengumuman yang dikeluarkan timsel calon anggota Bawaslu Sulbar awalnya 8 orang lalu diralat menjadi 20?.

Salah satu warga Sulbar Masram mempertanyakan kinerja timsel.” Kenapa diralat?, karena awalnya timsel memaknai 4 kali kebutuhan itu, dihitung dari yang dibutuhkan pada seleksi berjalan yakni dua orang, jadi 2×4=8,” begitu Masram mengurai dugaan kejanggalan dalam proses rekruitmen anggota Bawaslu Sulbar Kamis,7 Juni 2018.

Masram juga mempertanyakan, alasan apa sehingga pendapat timsel 4 kali kebutuhan itu berubah dan dimaknai bahwa 4 kali kebutuhan dimaksud dihitung dari jumlah komisioner bawaslu sulbar, yakni 5 orang, jadi 5×4 maka jadilah 20.

Dia menyebutkan, pada pengumuman terakhir hasil kesehatan dan wawancar timsel tidak konsisten memakai pendapatnya yang dimaksud kebutuhan adalah dihitung dari jumlah anggota komisioner karena timsel hanya mengumumkan nama 4 orang.

“Seandainya timsel tidak bermain-main dengan aturan dan konsisten pada pendapat awalnya maka nama yang akan diumumkan bukan 4 tapi 10 orang, karena ketentuannya 2 kali kebutuhan,” sebut Masram.

Masram menilai,jika kembali pada pendapat dan pemaknaan timsel dalam mengumumkan hasil tes sebelumnya yakni 4 kali kebutuhan dari jumlah komisionern bawaslu sulbar, maka sekali lagi timsel keliru menetapkan 4 orang harusnya 10 orang.

“Dan timsel sangat tidk taat hukum terkait asas kepastian hukum,” tandas Masram

Namun dia berdalih jika ini keliru mohon ketua timsel untuk membantahnya.

Tak hanya itu,Masram juga mengungkapkan, timsel tidak memperhatikan rekam jejak calon dengan meloloskan dua orang yg perna di kena sanksi oleh DKPP.

Pernyaytaan ketua timsel disalah satu dimedia online,lanjut Masram tidak lebih dari sebuah pernyataan pembenaran karena dasar hukumnya tidak jelas..

” Terkait masalah ini,saya akan menyampaikan tanggapan ke Bawaslu RI,” kata dia.

Namun hingga berita ini ditulis belum ada jawaban dari ketua Timsel Bawaslu Sulbar Rahmat M.

Penulis : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.