Mantan Ketum HMI Makassar Ingatkan KPU Perihal Perubahan C1

Makassat.daulatrakyat.id.Aktivis pemuda Makassar, Hasan Basri Baso mengkritisi beredarnya kabar beberapa C1 yang berubah setelah dilakukan rekapitulasi penyelenggara pemilu tingkat kecamatan.

Hasan yang juga mantan Ketua Umum HMI Cabang Makassar ini, mengingatkan KPU dan jajarannya sebagai penyelenggara Pilkada/Pilwalkot untuk tidak main-main dengan suara rakyat.

Menurutnya meski relawan kotak kosong tak mempunyai saksi di TPS hingga tingkat rekapitulasi berjenjang lainnya, namun seluruh warga Makassar yang berada di barisan Kotak Kosong siap menjadi saksi dan mengawasi seluruh tahapan.

“Kami telah membuktikan kemenangan melalui quick count serta hasil hitung internal kami. Sehingga tugas kami adalah mengawal kemenangan itu, dan KPU jangan coba-coba bermain-main dengan kekuatan rakyat,” tegas aktivis pecinta demokrasi ini.

Sebelumnya, sejumlah foto data C1-KWK beredar luas di media sosial. Khususnya di Kota Makassar, ada warganet yang menyebar foto yang berbeda antara rekapitulasi yang diinput ke real count (Situng) KPU dengan yang tercatat di C1-KWK.

Pada foto yang tersebar tertulis, data C1 tersebut berada di TPS 06 Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate. Dari foto yang dibubuhi tanda tangan tersebut, tercatat pemilih Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) mendapat 94 suara. Sementara, yang memilih kolom kosong 138 suara.

Editan foto yang disandingkan tersebut, berbeda dengan yang terpotret pada komputer. Hasilnya, pasangan Appi-Cicu meraup 238 suara dan ada 1 suara yang tidak sah.

Sejumlah warganet mempertanyakan hal tersebut. Bahkan banyak yang menduga, hal itu dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab.(*).

 

Editor : Nina Annisa

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.