Maaf,Setitik Kabar dari Debat Publik Calon Bupati Polman

Polman.daulatrakyat.id-Perjalanan jauh dari Mamuju ke Polman untuk segedar meliput satu helatan penting yang bernama debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Polman di gedung Gadis Senin,21 Mei 2018.

Tiba pukul 14.10 siang. Suara MC mulai menggelegar di atas panggung. Saya masih harus melakukan negosiasi didepan pintu maauk dengan sejumlah aparat Brimob. Maklum saya tak punya ID Card dari KPU Polman karena tak ada waktu untuk mengurusnya.

Didepan meja panjang
duduk 3 orang panitia yang merigistrasi ID Card yang di keluarkan oleh pihak KPU Polman.Tapi tak ada suara solusi dimana bisa didapat Jimat KPU Polman itu agar saya bisa masuk meliput.” Tidak bisa masuk pak. Harus pake kartu ID Card dari KPU,” ujar salah seorang dari mereka.

Saya menyodorkan satu kartu sertifikasi dari Dewan Pers tapi tetap ditolak tak bisa masuk. Padahal kartu dewan pers itu biasa di pake meliput di Istana tapi tidak di tolak.

Saya jadi teringat satu rapat tertutup tak bisa di liput media. Tapi mata kamera masih bisa mengintip dari balik lubang pintu.Menyandingkan debat publik dengan acara skop kabupaten begitu superkerat. Saya hanya bisa mendengar suara moderator Doktor Yundini mempersilahkan masing-masing Paslon mengurai visi-misinya.

lewat pengeras suara dari balik gedung debat berjalan biasa-biasa saja. Hanya sesekali terdengar suara paslon no 1 JSM ngetes isi otak paslon No 2.

Maaf tak ada kabar yang dalam sedalam lautan atlantik yang bisa kukabari.Begitulah kabar dari luar gedung yang bisa kukabari.

Wakil Pimpred daulatrakyat.id (Salim Majid)

Penulis: Salim Majid

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.