LSP dan DPD Asita Sulsel Serahkan Sertivikasi Biro Perjalanan Wisata pada Dua Orang Tour Leader

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.
Lembaga Sertivikasi Pariwisata (LSP) dan DPD Asita Sulsel disaksikan perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel menyerahkan Sertivikasi Tour Leader pada dua orang perwakilan Biro Perjalanan Wisata (BPW).

Kabid Pemasaran Disbudpar Sulsel Syafruddin Rahim mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh LSP dan Asita dalam mendukung eksistensi dan kompetensi pelaku BPW.

“Saya mewakili kepala Dinas sangat mendukung adanya sertivikasi ini semoga bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dalam mendukung aktivitas diluar mereka,”ujarnya.

Menurutnya jika sudah memiliki memiliki sertivikasi LSP kedepannya semua kegiatan terkait biro wisata bisa berjalan dengan baik karena sudah tersertifikasi.

Sementara itu Ketua DPD Asita Sulsel Didi Leonardo Manaba mengatakan salah satu persyaratan yang harus dilengkapi oleh para pelaku perjalanan wisata yakni harus memiliki setivikasi kompetensi.

“Saya kira ini sangat penting sebagai bukti alias pengakuan bagi mereka dalam melengkapi administrasi karyawan selain sertivikasi perusahaan travel dan umroh agar lebih mudah dalam menjalankan profesi mereka sebagai tour leader atau tour guide atau tugas-tuga biro perjalanan lainnya,”kata Didi.

Dikatakan Didi sekira 50 sertifikat sudah diambil yang telah mengikuti pelatihan Tour leader,Tour guide,ticketing,accounting dan semua bidang yang berhubungan dengan BPW agar mampu bersaing dan bisa fokus sesuai dengan divisi mereka dalam perusahaan.

Sekretaris LSP Sulsel Gita Nelwan mengatakan sebelumnya mereka yang mendapat sertivikasi harus lulus ujian kompetensi umum yakni mampu bekerjasama dengan kolega dan wisatawan,bekerja dalam lingkungan sosial yang berbeda,mengikuti prosedur kesehatan,keselamatan dan keamanan tempat kerja,menangani situasi konflik,dan mengembangkan dan upate tentang ilmu pariwisata.

Ditambahkan peserta harus lulus uji kompetensi inti atau fungsional antara lain mampu mengatur persiapan Tur,mengkoordinasikan jadwal persiapan,harus tahu destinasi,mengatur saat keberangkatan,saat transit, mengatur saat tiba mampu berbahasa dan menulis Inggris tingkat dasar.

“Seperti kita tahu profesi BPW terbagi atas dua yakni Tour Operator dan Travel Agency semua harus lulus ujia kompetensi untuk mendapatkan sertivikasi,”terangnya.

Marissa Hartina Harun Putri penerima Sertifikasi kategori Tour Leader berasal dari Travel Umum PT Bagus Indonesia Tour And Travel mengaku sertivikasi tersebut akan sangat membantunya dalam meningkatkan kinerjanya sebagau Tour Leader.

“Dengan adanya sertifikasi Tour Leader ia akan menerapkan kembali apa yang sudah saya pelajari.pengakuan belum menjamin kalau kita sudah berkompeten jadi masih harus ditingkatkan lagi meski sdh mendapat pengakuan,”Kata Marissa.

Laode Muh Nur Asra Ashshiddiq sebagai Tour Leader dari PT Sitti Nawirah Wisata Travel Haji dan Umroh dia mengaku senang bisa mendapat sertivikasi pengakuan kompetensi.

“Saya berharap bisa meningkatkan pelayanan pada tamu atau jamaah lagi kedepannya,”ujar Laode.

 

Penulis : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.