KH. Muh.Syibli Sahabuddin : Masuk di Parlemen Tak Ada yang Istimewa

Mamuju.daulatrakyat.id- Pengajian yang dilaksanakan kelompok Majelis Taklim se Kabupaten Mamuju dikediaman ustas Ramadan dihadiri langsung KH Muh.Syibli Sahabuddin dan Muhammad Jayadi dari partai Nasdem sekaligus calon anggota DPRD Sulbar.

Seperti diketahui, KH. Muh. Syibli merupakan calon anggota DPR RI dapil Sulbar dari Partai PKB.

Didepan majelis taklim yang kebanyakan kaum hawa itu, KH. Muh Syibli menyampaikan pesan religius tentang pentingnya Salawat Rasulullah senantiasa diucapkan bagi ummat Islam.

Lantas mengapa sang Kiai berpindah dari DPD ke Partai Politik? Dan seperti apa pandangan Kiai soal parlemen? Simak wawancara singkat wartawan daulatrakyat.id Salim Majid dengan KH.Muh Syibli Sahabuddin.

Apa yang mendasari pak Kiai pindah dari DPD ke calon legeslatif?

Sederhana saja, tidak ada yang istimewa. Bicara soal kewenangan sama saja. Yang membedakan kan cuma hak anggaran. Karena DPD tidak memiliki kewenangan itu. Itu saja yang membedakan.

Kewenangan seperti apa di legeslative yang pak Kiai begitu tertarik masuk di Parlemen?

Saya sudah 10 tahun di DPD. Kendati memiliki kewenangan pengawasan. Tentu pingin lebih memaksimalkan aspek pengawasan di legeslative.

Seperti apa pengawasan di legeslative yang Pak Kiai harapkan?

Ya, pengawasan terhadap pemerintah dalam melaksanakan UU. Memastikan apakah dalam implementasinya benar-benar berpihak ke Rakyat.

Secara subtansi, konsep apa yang pak Kiai bangun di Parlemen?

Konsep saya sederhana saja. Membangun kultur, agama dan kebangsaan. Menurut saya Itu yang paling subtansi.

Bicara kutur ? kultur seperti apa pak Kiai maksud?

Budaya orang tua kita dulu jangan sampai hilang. Sebab jika itu hilang maka kita akan kehilangan kepribadian kan.

Terus 10 Tahun di DPD. Apa pak Kiai yakin bisa lolos di Parlemen?

Ya. Ketika kita terjun ke politik dan memilih sebagai calon legeslative. Tentu saya yakin. Dengan pengalaman 10 tahun di DPD.(*)

KH Muh Sibli Sahabudin Saat Bawakan Tausiah didepan Majelis Taklim se Kabupaten Mamuju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.