Kajari Matra Akhirnya Menahan Oknum Kades Lariang

Daulatrakyat.id,MATRA,- Selama kurang lebih dari delapan bulan melakukan pemeriksaan secara intensif mulai dari penyelidikan hingga ke penyidikan, pihak kejaksaan Negeri Pasangkayu akhirnya menahan  Kepala desa Lariang Andi Firdaus di Rumah Tahanan Negara Pasangkayu.

 Kasi Pidsus Kejari Matra Hidjas Yunus saat di konfirmasi  membenarkan atas penahanan Andi Firdaus, tersangka kasus korupsi APBD Desa tahun 2015, karena tak mengindahkan wajib lapor dua kali dalam satu minggu yang diberikan oleh Kejaksaan.

”,kita  sudah melakukan pemanggilan secara patut dan juga sudah memberikan kesempatan untuk melapor dua kali dalam satu minggu yaitu tiap hari Senin dan Kamis,namun semua kebijakan yang kami berikan tak diindahkan, sehingga upaya paksa penahanan terhadap  tersangka kami lakukan,” terang  Hidjas  Yunus.

Sebelum melakukan penahanan, Andi Firdaus yang didampingi kuasa hukumnya Baharuddin Polindi, di berikan kesempatan untuk membaca surat penahanan yang telah ditandatangani Kepala kejaksaan Negeri (Kajari) Pasangkayu Imanuel Rudy Pailang dan selanjutnya Andi Firdaus di bawah menggunakan mobil tahanan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Pasangkayu di desa Randomayang Kec. Bambalamotu Matra.

Sementara penahanan tersangka yang diduga merugikan negara senilai Rp.83 juta ini masih berstatus titipan, karena penyidik masih membutuhkan beberapa keterangan.

“Dia ini masih titipan, dia kami tahan, karena kami masih membutuhkan keterangan, karena kemarin-kemarin tidak lanjut pemeriksaannya dengan alasan sakit, selain itu juga yang bersangkutan kan punya hak untuk diperiksa setelah ditahan”

Selain Kades Lariang, Bendahara desa Lariang Basri, yang juga menjadi tersangka juga ikut ditahan setelah pihak kejaksaan melakukan pencarian.

,”Apabila berkas keduanya dinyatakan lengkap, maka kami akan limpahkan ke pengadilan Tipikor di Mamuju” pungkasnya.

Penulis : Joni

Editor  : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.