Karya Anak Mandar “Penyangga Poros Maritim” Diajang Pameran Seni Rupa Internasional Makassar

 

Seniman Asal Sulbar Rahmat Mochtar Ikuti Ajang Pameran Seni Rupa Intrrnasional di Makassar

Daulatrakyat.id,Makassar-Perupa asal tanah Mandar Polman,Sulbar Rahmat Mochtar telah ikut ambil bagian pada ajang pameran seni rupa Internasional yang berlangsung di gedung Phinisi UNM Makassar pada,8-28 Nompember 2017.

Makassar Biennale 2017 diikuti peserta dari berbagai daerah di Tanah Air termasuk dari Mancanegara.

Alumnus Seni Rupa Yogyakarta ini akan bersaing dengan para seniman dari luar sulawesi termasuk Chen Wae lin dari Taipe

Nampaknya Rahmat tak sendirian,Ia bersama penggiat literasi maritim Ridwan Alimuddin yang juga putra mandar

Penyangga Poros Maritim begitu karya yang diangkat dalam ajang pameran seni rupa Internasional itu.

Bukan tanpa alasan,menurut Rahmat Wacana kebangkitan poros maritim dunia bagi Indonesia, tidak hanya ditandai dengan kesaksisan industri kelautan. Tapi tumbuh kembangnya kebudayaan dan kesejahteraan manusia pesisir.

Selain laut dan pesisir,menurut dia yakni salah satu yang luput dari perhatian adalah kebudayaan yang menyangga teritori daratan dan lautan.

Mantan Aktor Teater Flamboyant Tinambung ini menilai bahwa, Peradaban yang menjadi pintu keluar masuk bagi pertukaran budaya daratan dan pesisir yakni peradaban SUNGAI.

Sejarah masyarakat manusia,menurutnya pernah melahirkan peradaban sungai yang menjadi penyangga dan benteng maritim dalam (non laut) seperti sungai nil di Mesir, Indus di India, Kapuas, Musi dll.

Dengan demikian,kata dia visual karya yang dihadirkan dalam ajang tersebut berupa alat penangkap ikan di sungai Mandar, Sulawesi Barat dinamakan BUNDE’ yang terbuat dari bambu dan jaring berbentuk segitiga.

“Bunde’ inilah yg saya eksplor guna memperkenalkan hasil-hasil kebudayaan di sungai dengan tujuan agar sungai juga mendapatkan tempat serta kedaulatan pada poros maritim sebagai penyangga,” pungkasnya

Editor : Salimn Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.