Kadiskominfo Lutra Arief Palallo Akui Tak Diskriminasi Media

daulatrakyat.id, Luwu Utara-Adanya dugaan diskriminasi media yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) kabupaten Luwu Utara,Arif palallo Kepala Dinas Kominfo angkat bicara.

Ditemui diruangannya Arif Palallo mengaku bahwa ia tidak mengalihkan jasa peliputan media online.

Dijelaskan yang tertuang di DPA tertulis belanja jasa umum, jasa publik dan elektronik (media online)1 LS (lumsum) Rp30 juta di gunakan untuk jasa keahlian pendamping PPID SKPD Rp12 juta, Jasa pendamping keahlian pendamping penyiaran radio atau tv streaming Rp12 juta dan jasa pendamping keahlian PPID utama Luwu Utara Rp6 juta

“Jadi tidak benar kalau saya alihkan semua ke radio, saya tau konsekwensinya kalau di periksa nanti. Perhatikanki tulisan yang di DPA bukan biaya peliputan. Tabe kalau ada dokumen APBD sama kita, cariki biaya peliputan, tidak ada, yang ada adalah jasa publik dan elektronik.”Jelasnya Jum’at 13/04/18

Arif mengaku bahwa dirinya tidak ada niat sama sekali mau melakukan sesuai apa yang di sinyalir teman-teman media online alias diskriminasi media.

“Saya yang paling pertama senang dengan adanya program pendampingan PPID yang di ambil alih langsung oleh semua SKPD,”terangnya.

Selain itu Kadis Kominfo berterima kasih juga kepada Kepala Bapeda selaku tim anggaran pemerintah daerah yang berkenan mengalokasikan dan menyetujui anggaran pemdampingan PPID di masing-masing SKPD.

Dia juga meminta kalau ada persoalan di setiap SKPD tolong di komformasi terlebih dahulu ke pemdampingnya masing-masing.

“Saya harap teman-teman kalau ada masalah di setiap SKPD tolong di konfirmasikan kepada masing-masing pendampingnya, bukan berarti juga kalau ada hal buruk lantas kita tutup-tutupi,”pungkasnya.(Jalil)

 

Editor : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.