JNE Kuasai Bisnis Jasa

Makassar.daulatdakyat.id.Semakin maraknya masyarakat yang memanfaatkan sosial media untuk memcari uang alais bisnis online yang semakin bergeliat.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Indonesia ada sekitar 93,4 juta pengguna internet dan 71 juta pengguna smartphone.

Tingginya pengguna internet di Indonesia bukan hanya wadah berkomunikasi namun sudah sebagai bisnis online yang menguntungkan.

Ragam potensi bisnis tersebut antara lain
baik online shop, marketplace, maupun e-commerce di Indonesia sudah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.

Masih berdasarkan data yang sama, bisnis online di Indonesia memiliki nilai bisnis mencapai USD 12 miliar. Besarnya nilai itu Indonesia berpeluang besar menjadi kekuatan ekonomi baru dunia di tahun 2020 nanti.

Salah satu provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi yakni Sulawesi Selatan. Pada 2016 Sulsel tumbuh sebesar 7,2 persen, dan paling signifikan disumbangkan dari Kota Makassar, yakni sebesar 5,4 persen.

Di Makassar juga, pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) terlihat sangat menggeliat. Dinas Koperasi Kota Makassar mencatat, sejak tahun 2016 hingga awal 2018 UMKM di sana mencapai 16.428 dan tersebar di 15 Kecamatan Kota Makassar.

Menyikapi hal tersebut Head of Marketing Communication Division JNE Mayland Hendar Prasetyo mengatakan JNE sebagai perusahaan jasa kurir ekspres dan logistik yang telah menjalankan bisnisnya selama hampir 28 tahun di Indonesia, siap mendukung potensi dan peluang dari bisnis online yang sedang menjadi tren saat ini dengan mengadakan acara “KOPIWRITING” (talkshow interaktif) bersama Kompasiana bertemakan “Bisnis Online yang Menjanjikan”, di On20 Sky Lounge, Hotel Aston Makassar, Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan malam tadi Kamis (9/8/2018)

JNE memiliki kapabilitas dalam bidang jasa kiriman dengan dukungan lebih dari 40.000 karyawan, 7.000 armada, serta lebih dari 6.000 titik layanan di seluruh Indonesia.

“Kami menjadi salah satu backbone pengiriman nasional yang menyediakan infrastruktur logistik untuk kebutuhan pengiriman last mile delivery, termasuk kiriman internasional,”Kata Hendra.

Untuk lebih memanjakan pelanggan dan mengikuti trend zaman JNE tak hentinya berinovasi di berbagai sektor, seperti infrastruktur, teknologi & informasi, dan SDM.

“juga menjalin kerjasama strategis dengan e-commerce dan stakeholder untuk turut berkontribusi dalam mendukung UKM dan perekonomian Indonesia,” tambahnya.

Branch Manager JNE Makassar Andrey Laogi menambahkan adapun target JNE yakni semakin melebarkan lini bisnisnya di Sulawesi Selatan dan Barat,salah satunya menambah armad( mobil dan motor) untuk memaksimalkan layanan.

“Produk lain kami yakni Pesona alias pesanan oleh-oleh nusantara misalnya orang Medan yang tinggal di Jakarta bisa pesan makanan khas Medan by JNE tujuan kita ingin lebih dengan pelanggan dan daerah yang ingin kita tuju,”kata Andrey Laogi

Selain itu kata Andrey pihaknya pun menggencarkan sosialisasi Pesona bersama pelaku UMKM dan E commerce seperti Shopee.

“Untuk Makassar sendiri sasaran kita Kabupaten Soppeng yang terkenal dengan sutranya wajib kita promosikan,”tambahnya.

Adapun Kegiatan “KOPIWRITING” hadir owner BAYE Devina Dewilarasati memaparkan tentang bagaimana dia menggeluti usaha bisnis onlinenya yang sukses kendati baru tiga bulan lalu ia mulai.

Selain di Makassar, kegiatan serupa juga akan diadakan di Semarang (24 Agustus 2018), Medan (4 September 2018), Denpasar (20 September 2018), Pontianak (11 Oktober 2018), dan Tangerang (18 Oktober 2018).(*/Nina Annisa).

 

Editor : Nina Annisa

 

 

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.