Inilah Sumber-Sumber PAD Sulbar Yang Tak Terurus

Areal Parkir Obyek Wisata Bahari Tapandullu

Daulatrakyat.id,MAMUJU-Selain obyek wisata lombang-lombang kalukku. Obyek wisata Tapandulu Rangas Mamuju,Sulbar juga diduga dikelola secarah pribadi.

Tak hanya di kelola secarah pribadi. Tapi di duga pula dibisniskan secarah pribadi.Idealnya Obyek wisata ini menjadi sumber pendapatan Daerah setempat jika di kelola oleh daerah dengan Perda.

Kabarnya obyek wisata itu di miliki secarah per orangan. Padahal lokasinya ada di bibir pantai. Yang mana merupakan areal Negara.

Biaya masuk ke obyek wisata tersebut Rp.2000 ditambah biaya parkir kendaraan RP. 2000. Pengunjung harus merogoh kantongnya RP.4000 per orang plus parkir kendaraan.

Biaya itu belum masuk sewa Villa yang kabarnya memcapai ratusan juta rupiah. Dari jutaaan uang yang masuk ke obyek wisata tersebut di duga tak satu senpun yang masuk ke Kas Daerah.

Bila di lihat tiket yang di beli pengunjung tak satupun cap berloga Dispenda yang terterah dalam tiket tersebut.

Dilain piahak,Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulbar Parman Parakkasi menyatakan, Kalau yang dimaksud adalah pinggir pantai yang dihitung dari wilayah pesisir atau laut 0-12 mil kearah laut itu jelas tidak ada satupun yang bisa mengklaim bahwa itu miliknya atau milik nenek moyangnya.

Menurut Parman, karena wilayah yang dimaksud adalah Common property atau milik bersama dan bersifat open access terbuka untuk siapa saja.” Yang bisa diatur adalah hanya sekedar hak pengelolaan dan bukan hak milik,” katanya.

Penulis : Salim Majid

Editor   : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.