OJK : Industri Perbankan Syariah,Kredit Perbankan dan NPL Tumbuh Positif

Makassar.daulatrakyat.id.Aset perbankan syariah berhasil mencatatka pertumbuhan sebesar 5,84% year on year (yoy) dengan nominal Rp7,20 triliun, lebih tinggi dibanding pertumbuhan aset perbankan konvensional sebesar 1,98% yoy dengan nominal Rp128,75 triliun.

Kepala Kantor OJK Regional 6 Sulampua Zulmi memaparkan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan syariah bahkan mencatat pertumbuhan double digit 14,20% yoy dengan nominal Rp4,44 triliun.

“Itu menunjukkan DPK Perbankan Syariah lebih tinggi dibanding pertumbuhan aset perbankan konvensional 4,30% yoy dengan nominal Rp83,46 triliun,”kata Zulmi.

Adapun perkembangan Industri Bank Perkreditan Rakyat (BPR) tumbuh jauh lebih tinggi dibanding bank umum dengan nilai aset BPR tumbuh sebesar 13,01% yoy menjadi Rp2,48 triliun.

Pertumbuhan tersebut kata Zulmi jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan aset bank umum yang hanya 1,99% dengan nominal mencapai Rp133,47 triliun.

“Untuk kredit perbankan tumbuh lebih kencang dibandingkan DPK yang brrtumbuh sebesar 4,76% dengan nominal Rp87,91 triliun.

“Terdiri dari Giro Rp14,07 triliun, Tabungan Rp46,23 triliun, dan Deposito Rp27,61 triliun. Adapun kredit yang disalurkan tumbuh lebih kencang 8,49% yoy menjadi Rp116,29 triliun,”sebutnya.

“Kredit modal kerja sebesar Rp44,28 triliun, kredit investasi Rp20,59 triliun, dan kredit konsumtif Rp51,42 triliun,”sebut Zulmi.

Adapun NPL perbankan Sulsel tetap terjaga di level aman 4,46%. Secara rinci, NPL bank umum berada di posisi 4,50%, sedangkan NPL BPR berada pada posisi lebih rendah 2,67%.(*).

 

Penulis : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.