IMM Mejene : Workshop Kepenulisan Kreatif Lahirkan Penulis Berintegritas

Majene.daulatrakyat.id-Cara menulis kreatif merupakan langkah yang tepat untuk mengasah kreatifitas bagi kalangan Mahasiswa dalam dunia ke penulisan.

Merspon hal itu,Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) cabang Majene menggelar workshop kepenulisan kreatif yang melibatkan puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Majena, yang berlangsung di aula Lembang Minggu, 29:April 2018.

Para mahasiswa diajari tentang kepenulisan dan jenis bentuk tulisan hingga memilih judul sebuah tulisan.

Workshop kali ini,pihak panitia menghadirkan sejumlah pemateri antara lain; jurnalis Media Indonesia wilayah Sulbar Farhanuddin, ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulbar Andi Rannu, motivator nasional, Munawir Ridwan yang juga mantan jurnalis FajarTV,serta anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) kota Mandar, Harmegia.

Menurut ketua panitia warkshop IMM Misbah Sabaruddin, kegiatan Ini merupakan program kerja IMM Majene.

” Ini bertujuan memberikan wadah bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan minat dan bakat menulis, ” kata Misbah Sabaruddin.

Pada kesempatan sama, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Majene, Darmawan Hafied Imran dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan IMM Majene.

Menurutnya, menulis merupakan jalan yang efektif dalam berdakwah.

” Kalau berceramah saja ada keterbatasannya dalam berdakwah, gampang dilupa, tapi kalau dibarengi menulis itu bisa tahan tersimpan lama, dakwah yang anda tulis hari ini, bisa dibaca kembali puluhan hingga ratusan tahun kedepan,” kata Darmawan.

Sejalan dengan seruan PD Muhammadiyah Majene, Panitia IMM telah menetapkan tema workshop kali ini adalah Mewariskan Integritas Kenabian Melalui Tulisan.

” Salah satu tugas utama wartawan dan penulis secara umum adalah menyampaikan kebenaran, kontrol sosial, sesuai dengan perintah Nabi, bahwa sampaikanlah kebenaran meskipun itu pahit,” ujar Farhanuddin yang juga dosen FISIP Unsulbar.

Pada workhshop tersebut, pemateri menjelaskan tentang berbagai jenis tulisan antara lain fiksi, non-fiksi dan faksi.

” Menjadi penulis adalah pilihan cerdas, manfaatnya bukan hanya untuk kita tapi untuk banyak orang, kebenaran bisa kita sebarkan dengan efektif melalui tulisan kreatif,” sebut Munawir Ridwan.

Selain Munawir Ridwan, Ketua KPID Sulbar Andi Rannu menyampaikan, untuk menulis yang paling utama adalah sering berlatih dan banyak membaca.

Ia menyebutkan, para mahasiswa yang berminat menulis jangan ragu – ragu untuk memulai.

” Menulis status di facebook itu juga bisa menjadi latihan menulis kreatif, pakai kaidah dan tata bahasa yang benar sehingga orang tertarik membaca, selanjutnya menulis artikel dan opini bisa lebih mudah, yang pasti banyak latihan,” jelas Andi Rannu yang juga sudah puluhan tahun menggeluti dunia wartawan.

Selain diisi dengan penyampaian materi, workhsop IMM Majene juga dilanjutkan dengan dialog. Para mahasiswa berdiskui dengan para pemateri tentang berbagai hal terkait kepenulisan, mulai pemilihan angel dan judul.

” Setelah workshop, IMM akan menggelar pelatihan lanjutan,” ungkap ketua IMM Majene, Albar yang juga mahasiswa Fakultas Teknik Unsulbar. (***)

IMM Gelar Workshop Kepenulisan Kreatif di Majene (dok:dr)

Editor : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.