Gubernur Terpilih (Nurdin Abdullah) Silaturrahmi Ke Fakultas Kehutanan Unhas

Makassar.daulatrakyat.id.Fakultas Kehutanan (Fahutan) dan Ikatan Alumni Kehutanan mengadakan acara Syukuran dan Silaturahmi bersama gubernur terpilih Sulawesi Selatan periode 2018-2023.

Acara yang mempertemukan sivitas akademika Fahut dan alumni Forester ini berlangsung di Aula Fahut pada pukul 14.00 WITA. Hadir dalam acara ini Dekan Fakultas Kehutanan Prof.Dr. Ir. Yusran, M.Si., IPU., Ketua IKA Kehutanan Dr. Syamsu Rijal, M.Si., IPM., para dekan di Unhas, Wakil Rektor, dan puluhan alumni Kehutanan Unhas.

Kegiatan syukuran dan silaturahmi tersebut menjadi acara yang pertama dihadiri oleh Nurdin Abdullah setelah ditetapkan oleh KPU Provinsi sebagai gubernur terpilih Sulsel pada Kamis malam kemarin.

Di hadapan Gubernur terpilih, Ketua IKA Kehutanan Unhas Syamsu Rijal menyampaikan sejumlah program alumni, yakni beasiswa peduli mahasiswa Kehutanan, gerai bibit dan tanaman, serta pupuk kompos di Fahutan Unhas, pembentukan desa binaan EduEcoWisata di Rumbia Jeneponto, serta MoU dengan beberapa Balai Kehutanan dan Lingkungan.

Syamsu Rijal juga mengemukakan beberapa pokok pikiran IKA Kehutanan untuk sektor Kehutanan dan Lingkungan provinsi Sulsel yang bisa dijadikan bahan pertimbangan gubernur terpilih.

Pokok-pokok pikiran tersebut di antaranya mendorong percepatan pengembangan Ekowisata pada kawasan hutan identifikasi, inventarisasi dan revitalisasi ruang terbuka hijau pada setiap kota atau kabupaten di Sulsel  rehabilitasi hutan dan lahan melalui gerakan rakyat menanam pohon mendorong pengembangan hutan rakyat dan penerapan prinsip kualitas lingkungan hidup strategis (KLHS) ke dalam kebijakan, rencana dan program provinsi atau RPJMD.

“Saya ingat betul sebelum terpilih Prof Nurdin Abdullah pernah mengatakan jika terpilih menjadi gubernur, hutan Sulawesi Selatan akan menjadi hutan percontohan terbaik di Indonesia,“ ungkap Ketua IKA Kehutanan.

Menurut Dekan Fakultas Kehutanan, Prof. Yusran, acara ini merupakan sesuatu yang dirindukan untuk bertemu dengan gubernur terpilih yang juga dosen Kehutanan Unhas sebelum akhirnya memutuskan menjadi calon gubernur.

Prof Yusran mengatakan, Prof Nurdin Abdullah kini sudah menjadi gubernur Sulsel. Sehingga dalam acara syukuran dan silaturahmi tersebut tidak ada istilah relawan dan pendukung.

“Yang paling diperlukan sekarang adalah bagaimana mendukung beliau agar sukses sesuai espektasi masyarakat. Oleh karena itu saya sebagai pimpinan fakultas mengimbau pada seluruh alumni untuk bersama-sama mendukung Gubernur terpilih sesuai profesi kita masing-masing secara profesional,“ ujar Dekan Fahut Unhas dalam sambutan singkatnya.

Dalam kesempatan ini, Nurdin Abdullah menyatakan menjadi kepala daerah tidak mudah. Apalagi selama dua periode. Berbagai tantangan dan masalah yang muncul harus dibereskan untuk menciptakan perubahan dan kemajuan daerah.

“Selama dua periode jadi bupati dan sekarang terpilih gubernur, enaknya itu hanya dua,pertama itu pada saat dinyatakan menang, rasa capeknya langsung hilang yang kedua pada saat kita dilantik. Setelah itu pusingnya lebih banyak. Apalagi menjadi gubernur. Menjadi bupati sebuah kabupaten kecil saja luar biasa pusingnya,“ katanya.

Akan tetapi, mantan Bupati Bantaeng tersebut yakin mampu membawa dan memimpin provinsi Sulsel lebih baik. Dia mengatakan akan menerapkan strategi dan pendekatan yang berbeda dalam membangun Sulsel.

“Tugas saya sekarang sebagai rimbawan adalah saya akan minta pertimbangan Fakultas Kehutanan untuk mencari kepala dinas kehutanan. Programnya disiapkan dulu, baru tentukan kepala dinasnya,” katanya.

Nurdin Abdullah selanjutnya mengatakan akan menjadikan Sulsel sebagai lumbung daging. Dia prihatin, setiap menjelang lebaran Indonesia selalu impor daging dari luar negeri.

Sulawesi Selatan, menurutnya, bisa dijadikan lumbung daging untuk mengatasi kekurangan daging di tanah air.

“Saya yakin Sulawesi Selatan siap memenuhi kebutuhan daging. Kita rencana mau ke Meksiko. Kita akan kerja sama dengan Meksiko untuk mengembangkan produksi daging kita,” ungkap Nurdin Abdulllah.

Dalam acara ini berlangsung pula penandatanganan MoU antara Fahutan, IKA Kehutanan, dan PT AKU Konsultan Indonesia, badan usaha milik alumni Kehutanan Unhas.(*)

 

Editor : Nina Annisa

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.