Galarasta, Band Indie Makassar dengan Genre Reagge Optimis Mampu Bersaing

MAKASSAR.DAULATRAKYAT.ID.Kendati genre Reagge sudah mulai pudar ditelinga namun Galarasta Band yang beraliran musik Bob Marley tersebut optimis memiliki banyak pendengar di seluruh Indonesia karena memiliki karakter sendiri dalam bermusik.

Galarasta  merupakan band yang meracik musik reggae dengan sentuhan rock, pop dan blues ini berdiri sejak tahun 2009. Berawal dari diskusi kecil di Komunitas Penyanyi Jalan, Galarasta lahir dan mewarnai skena musik di kota Makassar.

Dengan formasi, Adi Saleh (Vocalist), Wawan (Guitarist), Adnan (Keyboardis), Sheila (Saxophonist), Iwan (Bassist) dan Didin (Percussionist) akan merilis sebuah single dengan Judul “Kau tak sendiri”.

Salah satu personil Galarasta, Iwan yang beperan sebagai Bassist mengatakan kehadiran band Galarasta ditengah kerasnya persaingan pada skema musik Makassar.Ia dan personel lainnya pun mencoba memberikan sentuhan musik yang berbeda.

Empat Genre ini diharap bisa mewarnai musik di Makassar, selain itu kata Iwan lagu ini kebanyakan menceritakan tentang kehidupan sosial.

“Kita ingin mengingatkan kembali bahwa kita sebagai makhluk sosial sudah hakikatnya untuk saling membantu dan peduli dengan orang lain, lewat lirik lagu ini tersampaikan,”ujarnya.

Tak hanya lagu “Kau Tak Sendiri”, namun sebelumnya, Gala Rasta telah merilis Album bertajuk “Man In Love”.Lagu-lagu tersebut merupakak hasil karya dari masing-masing personel Galarasta.

Sang Vokalis Galarasta, Adi Saleh mengatakan album ini merupakan sebuah rangkuman karya lagu Galarasta dari tahun 2009. Album Man in Love didistribusikan secara nasional oleh Label Demajors. Juga dirilis platform digital seperti iTunes, Joox, Spotify dll.

Ia menyebutkan salah satu lagu dari album Man in love, Kawan Setia sudah distream sebanyak 250.000 kali didengar di Spotify.

“Visi bermusik kami cukup ada yang dengar jika berpotensi bisnis yah kenapa tidak,”terangnya.

Band Galarasta pernah live perform di Bandung,Bali dan beberapa festival musik dan Reagge di Indonesia.

 

Penulis : Nina Annisa

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.