Distribusikan Bantuan Korban Gempa, Sahabat Rakyat Terus Bergerak Hingga Pedalaman Pantai Barat Donggala

Donggala.daulatrakyat.id- Wanita paru bayah itu nampak meneteskan air mata, saat menerima bantuan dari Sahabat Rakyat.

Perempuan itu tak lain ibunda Sekdes Kaliburu Hendra. Ia merupakan salah satu korban dari sekian ratus korban saat gempa dahsyat 7,4 SR menggoncang Kabupaten Donggala Sulteng.

Didesa itu belum juga tersentuh bantuan. “Kami mendistribusikan langsung kesana,” begitu Ketua Sahabat Rakyat Sulteng Udin membagi kisah perjuagnnya dalam mendistribusikan bantuan korban gempa ke pesisir pantai barat.

Sahabat Rajyat Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Pedalaman Pantai Barat Sulteng

Dari Desa Kaliburu, Sahabat Rakyat bergeser ke Desa Saloya Kecamatan Sindue, jarak tempuh Saloya dari Ibu Kota Palu kurang lebih 65 KM. Tapi titik korban dan pengungsi masih harus ditempuh 10 Km untuk mencapai desa Saloya dari jalan utama.” Disana belum ada jaringan telekomunikasi. Jika warganya ingin nelpon harus keluar dari Desanya,” tutur Udin.

Di desa itu, kata Udin ada sekitar 80% rumah warga yang rata dengan tanah. Bahkan saat gempa terjadi warganyapun hanya mengandalkan buah pisang sebagai makanan sehari-hari. “Belum ada bantuan masuk. Ketika Sahabat Rakyat menyasar desa tersebut. Mereka sangat gembira,” ujar Udin.

Rasa terimah kasih itu telah dituangkan pula dalam surat pernyataan yang ditulis tangan Sang Kades Kaliburu Sani Ashar. Begini bunyinya, Dari Sahabat Rakyat.Kami telah menerimah bantuan logistik berupa beras dan mie isntan. Atas bantuannya kami ucapkan terimah kasih. Surat itupun ditantangani Kades Kaliburu.

Sahabat Rakyat gunakan Mobil yang tertimbun di rentuhan bangunan dikeluarkan untuk mobilisasi bantuan korban gempa ke pelosok desa

Penulis : Salim Majid

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.