Disparekraf Makassar Appresiasi Bekraf Developer Day Makassar 2018

BBD 2018 Jalan Menuju Pasar Global Terbuka bagi Pengembang Lokal

Makassar.daulatrakyat.id.Bekraf Developer Day (BDD) melaksanakan workshop pada ribuan Mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Hotel Four Points By Sheraton Makassar Sabtu (4/8/2018) digagas oleh Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Sebuah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi developer di ibu kota Sulawesi Selatan,dihadiri 1000 peserta turut memeriahkan digelar kedua kalinya di Makassar dengan tema “Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Digital”.

“Industri teknologi aplikasi dan game yang berkembang cukup pesat akan berdampak positif di bidang ekonomi dan sosial budaya sehingga ada kebutuhan untuk meningkatkan jumlah dan kualitas developer aplikasi dan game,” tutur Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santosa Sungkari.

Makassar merupakan kota dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi di dunia sebesar 7,9 % pada 2017.

Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhannya kembali menyentuh angka 7 yaitu mulai dari 7,0 sampai dengan 7,4% pada tahun ini.Sayangnya, kontribusi sektor ekonomi kreatif digital masih kecil.

Dijelaskan jika penyelenggaraan BDD kali ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam menggairahkan kembali iklim industri dan ekosistem ekonomi kreatif digital agar berkembang cepat dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rusmayani Majid mengapresiasi dan menyambut baik event yang merupakan salah satu bidang yang banyak diminati kaum milenial diera digital saat ini.

Ditunjuknya kembali Makassar sebagai kota tempat penyelenggara even tersebut satu bukti bahwa Makassar selain berkembang dibeberapa bidang seperti fashion,food dan musiknya kehadiran 1000 orang peserta tersebut menunjukkan jika di Makassar juga telah berkembang kreatifitas anak muda dibidang ilmu dan teknologi informasi digital,khususnya dalam pembuatan aplikasi game properti berbasis online.

“Insyah Allah bidang ini akan menjadi daya tarik anak muda Makassar untuk berbisnis dan menjadi salah satu peserta pameran pada event F8, agenda yang sudah masuk dalam event kalendar nasional yang sebentar lagi akan digelar di Makassar,”terangnya.

Seperti kita ketahui Makassar merupakan kota keempat penyelenggaraan BDD 2018.Hadir pelaku, praktisi dan expert industri kreatif digital tanah air.

CEO Digital Happiness Rachmad Imron, pencipta game DreadOut yang saat ini sedang dalam proses produksi untuk diangkat ke layar lebar. Rachmad akan menginspirasi para developer dalam sesi game bersama Adam Ardisasmita (CEO Arsanesia), Frida Dwi (Asosiasi Game Indonesia), Orlando Nandito (Samsung Developer Warrior, AGI) dan Risman Adnan (Director SW R&D – Samsung R&D Indonesia).

Sementara itu, Sidiq Permana (CIO Nusantara Beta Studio) mengisi sesi aplikasi untuk berbagi ilmu dan pengalamannya. Posisinya sebagai Google Developer Expert Android menambah bobot penyelenggaraan event ini. Selain Sidiq, sejumlah pakar akan tampil seperti Nurendratoro Singgih (VP Technology-Helpster Company Limited), Ibnu Sina Wardy (CEO Gits Indonesia) dan Nur Rohman (Engineer Dicoding Indonesia). Sesi lainnya adalah Chatbut & Cloud yang akan dipandu oleh Irving Hutagalung (Audience Evangelism Manager-Microsoft), Rasmunandar Rustam (Software Engineer LINE Indonesia), Habibi Mustafa (Engineer Dicoding Indonesia) dan Puja Pramudya (Managing Director Rabya Labs Teknologi).

Seperti halnya BDD Surabaya, Jayapura dan Batam, Bekraf juga menggandeng Dicoding Indonesia untuk menyelenggarakan even ini yang didukung Asosiasi Game Indonesia, Dicoding Elite, Google Developer Expert, Intel Innovator, Komunitas ID-Android, Samsung Developer Warrior, dan perusahaan-perusahaan teknologi lainnya di Indonesia.(*/Nina Annisa).

 

Editor : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.