Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar Appresiasi Film Anak Muda Palsu

Makassar.daulatrakyat.id.Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar Kamelia Tamrin Tantu mengapresiasi film Anak Muda Palsu (AMP) produksi Finisia.

Dalam sambutannya Kamelia mendukung penuh film-film sineas Makassar yang beberapa tahun ini membanjiri sejumlah bioskop-bioskop yang ada di Indonesia khususnya Makassar.

“Saya sangat mendukung film sineas makassar,salah satunya Film Uang Panaik dimana Tumming-Abu pemain AMP juga ikut main di film yang banyak mengandung budaya dan pesan moral didalamnya,”ucapnya.

Sebelumnya Kamelia yang mengaku gugup karena baru kali ini dirinya ketemu duo komedian Makassar tersebut.

“Sudah lama saya ingin ketemu Tumming-Abu.Alhamdulillah bisa ketemua disini,”ujarnya saat memberikan sambutan diacara launching fil trailer film yang mengangkat suka duka Mahasiswa di Makassar.

Tak dapat pungkiri semakin bergeliatnya industri perfilman di Makassae menjadi salah pemicu daya tarik wisata untuk datang dan melihat langsung Makassar.

“Saya berharap kedepannya semakin banyak lagi karya-karya anak Makassar yang lebih kreatif dan semoga film ini menjadi inspirasi bagi yang lainnya untuk mengembangkan kraetifitasnya di industri perfilman,Semoga film ini bisa meraup 1 juta penonton,”ungkapnya.

Setelah sukses memproduksi film Uang Panai dan Halo Makassar, Finisia Production kini menggelar Launcing Trailer dan Poster Film ketiganya yaitu Anak Muda Palsu digelar di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sabtu (19/1/2019).

Film ini bergenre drama komedi, yang dibintangi oleh Tumming dan Abu, Hisyam Ramadhiandra Hamsir (Darwis), Reo Ramadhan (Illang) dan talent Makassar Iainnya.

Konflik dan kelucuan yang terbangun dalam plot cerita film ini disutradarai oleh Ihdar Nur dan diproduseri oleh Amril Nuryan dan Andi Ashari Arraniri.

Ihdar Nur mengatakan,AMP bakal rilis tahun itu yang ditulis Iangsung oleh Tumming dan Abu yang sekaligus menjadi pemain utama dalam film ini.

Menurutnya, film ini bercerita tentang empat orang mahasiswa tua yang terancam Drop Out (DO) dari kampus, ditambah Iagi permasaIahan keseharian anak kost yang kompleks mereka harus survive menghadapi problema.

“Saya berharap Film Anak Muda Palsu ini dapat menghibur dan membuat penonton tertawa. Jadi bagi anak muda yang masih merasa dirinya anak muda palsu, jadilah anak muda yang original,”katanya.

Ditempat yang sama, Andi Ashari Arraniri mengatakan, dalam semangat untuk membangun industri film di kota Makassar khususnya. Ia menargetkan sekitar 1 juta penonton.

“Mudah mudahan film Anak Muda Palsu ini, menjadi film yang bisa apresiasi anak muda yang berada di Indonesia pada khususnya anak muda Makassar,”tuturnya.

Sementara itu, Tumming dan Abu menyampaikan, pembuatan film ini kita akan terus belajar untuk memberikan yang terbaik untuk kota Makassar.

Film Anak Muda Palsu ini merupakan tagline pas untuk pemuda malas, mudah menyerah, tidak bertanggung jawab dan lainnya. Tapi kembali lagi, tergantung penonton bagaimana menginterpretasikannya tentang anak muda palsu ini.

“Silahkan nonton nanti, kalau film Anak Muda Palsu ini memang bagus silahkan apresiasikan ke anak muda di Indonesia khususnya anak muda Makassar. Jika itu kurang bagus, sampaikan ke kami biar bisa akan terus belajar lagi,”tutup Abu.

 

Penulis : Nina Annisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.